Suara.com - Performa luar biasa yang ditunjukkan Luka Modric buat klub dan negaranya membuatnya layak menggondol trofi Ballon d’Or alias Pemain Terbaik Dunia 2018. Ini merupakan keyakinan dari legenda Timnas Kroasia yang juga kompatriot Modric, Davor Suker.
Di level klub, Modric tampil fenomenal di musim 2017/2018 untuk mengantar Real Madrid menjuarai Liga Champions untuk kali ketiga beruntun.
Sementara di level internasional, yang teranyar, gelandang berusia 32 tahun itu tampil luar biasa untuk menginspirasi kemenangan 2-1 Kroasia atas Inggris di laga semifinal Piala Dunia 2018, dini hari tadi.
Suker, yang dahulu pernah membawa Kroasia menjadi juara ketiga di Piala Dunia 1998, pun menjagokan Modric untuk menggondol Ballon d'Or tahun ini.
"Kapten saya, kapten kami semua (Modric), melakukan tugas yang luar biasa di ruang ganti Kroasia. Dia merupakan pemain andalan tim, bintang tim, kapten tim. Ia merupakan role model, baik di dalam maupun luar lapangan untuk semua pemain Kroasia, dan juga anak-anak. Ya, bukan hanya di Kroasia," tutur Suker kepada ESPN.
"Ia dan skuat Kroasia saat ini telah melewati pencapaian kami di Piala Dunia 2018. Sungguh luar biasa! Khusus Luka, jika saya punya suara (dalam voting di Ballon d’Or), saya akan memilih Luka. Saya pribadi yakin ia bisa meraih Ballon d'Or tahun ini, ia menjalani tahun yang luar biasa. Saya juga yakin Kroasia bisa juara, meski lawan di final sangat berat. Bersama Luka, kami bisa meraih kejayaan," celotehnya.
Ditanya soal kemiripan Modric dengan pemain yang dimiliki tim Kroasia 20 tahun silam, Suker mengatakan; "Kualitas! Pertama-tama dan terpenting, kualitas. Kemudian persiapan fisik. Jika si pemain tidak dalam kondisi fisik yang bagus, dia tidak akan bermain baik di Piala Dunia," terang Suker.
Di final Piala Dunia 2018 sendiri, Kroasia akan berhadapan dengan tim favorit juara Prancis. Laga akan dihelat di Luzhniki Stadium pada Minggu (15/7/2018) malam WIB.
Baca Juga: Tersingkir di Semifinal, Harry Kane: Skuat Inggris Sangat Down
Berita Terkait
-
John Herdman Semringah, Jay Idzes Bikin Bintang AC Milan Luka Modric Bertekuk Lutut
-
Rating Pemain AC Milan Lawan Cagliari, Modric dan Rabiot Tampil Gemilang di Lini Tengah Rossoneri
-
Luka Modric Ungkap Momen Jose Mourinho Bikin Cristiano Ronaldo Sesenggukan di Ruang Ganti
-
Bedah Taktik John Herdman, Calon Pelatih Timnas Indonesia: Bangun Serangan dari Belakang
-
Antar Prancis Juara Piala Dunia 2018, Samuel Umtiti Malah Alami Depresi, Kenapa?
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Liam Rosenior Tuduh Arsenal Tak Hormati Chelsea, Mikel Arteta Bantah Keras
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
Profil Liu Jianqiao Wasit Cina di Final Piala Asia Futsal 2026 Banyak Kontroversi
-
Kirim Doa untuk Timnas Futsal Indonesia, Akun Divisi Humas Polri Malah Dirujak Netizen
-
Final Piala Asia Futsal 2026: Profil Israr Megantara, Anak Tambun yang Hancurkan Iran
-
King Emyu Minggir Dulu, King Indo Trending! Timnas Futsal Indonesia Hajar Iran
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Luas Biasa! 29 Ribu Bobotoh di GBLA Bikin Layvin Kurzawa Berasa di Rumah Sendiri
-
Persib Tundukkan MU dengan Skor Meyakinkan, Umuh Muchtar Puas Dendam Lama Terbalas
-
TEBAK SKOR Final Piala Asia Futsal 2026, Timnas Indonesia vs Iran: Sejarah di Depan Mata