Suara.com - Petualangan Timnas Inggris di Piala Dunia 2018 akhirnya harus terhenti di babak empat besar. Three Lions ditekuk Kroasia dengan skor 1-2, pada laga semifinal yang dihelat di Luzhniki Stadium dini hari tadi. Kapten Inggris Harry Kane pun mengungkapkan kekecewaannya.
Inggris sejatinya unggul lebih dulu melalui gol cepat Kieran Trippier lewat tendangan bebas di menit kelima. Namun Kroasia berhasil menyamakan skor via Ivan Perisic di menit 68 dan memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.
Kelengahan lini belakang Inggris membuat striker Kroasia Mario Mandzukic dengan leluasa menyambut umpan sundulan Perisic, sebelum memaksa kiper Inggris Jordan Pickford memungut bola dari gawangnya di menit 109. Keunggulan 2-1 Kroasia 2-1 pun bertahan hingga laga 120 menit usai, sekaligus mengubur mimpi Inggris untuk lolos ke final pertama mereka di pentas Piala Dunia sejak 1966 silam.
Inggris kini akan menghadapi Belgia dalam laga perebutan tempat ketiga, Sabtu (14/7/2018) malam WIB. Namun, Kane mengungkapkan, para pemain Inggris merasa hancur dengan kekalahan dari Kroasia ini.
"Ini berat, kami sangat kecewa, kami bekerja begitu berat, fans luar biasa. Sangat disayangkan memang, kami tidak bisa meraih hasil yang maksimal. Skuat Inggris sangat down atas kekalahan ini. Saya, semua pemain, sangat kecewa berat," keluh Kane kepada ITV.
"Ini laga yang berat, ini laga dengan peluang 50:50. Saya yakin kami akan melihat kembali dan ada beberapa hal yang seharusnya kami lakukan lebih baik. Sangat disesalkan," sambungnya.
"Ini menyakitkan, sangat menyakitkan! Tapi kami dapat menegakkan kepala. Kami melangkah lebih jauh dari apa yang dipikirkan orang. Luar biasa kami mencapai tahap ini, kami membuat semua orang bangga, namun kami gagal. Ini menyakitkan," tandas bomber andalan Tottenham Hotspur itu.
Berita Terkait
-
Heboh Pub Favorit Pendukung Skotlandia di Boston Tutup Saat Hari Pertandingan Inggris
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Harry Kane Ungkap Masalah Utama Inggris Usai Ditahan Ghana di Piala Dunia 2026
-
5 Fakta Menarik Inggris Ditahan Ghana, Rekor Penguasaan Bola Tak Berbuah Kemenangan
-
Jude Bellingham Lampaui Rekor Wayne Rooney, Jadi Pemain Inggris Termuda Capai 50 Caps
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030
-
Kita Bikin Romantis! Ucapan Antonela untuk Messi di Usia 39: Kami Punya Segalanya Karena Kamu
-
Pesan Bijak Cristiano Ronaldo Untuk Portugal Jelang Laga Penentuan Lawan Kolombia
-
Jelang Lawan Skotlandia, Ancelotti Ungkap Kabar Bahagia Soal Neymar, Apa Itu?
-
3 Negara yang Pernah Dibantai Portugal dengan 5+ Gol di Piala Dunia
-
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Adu Penalti Bisa Berubah Total! FIFA Ajukan Regulasi Baru untuk Piala Dunia 2026
-
Timnas Indonesia Disebut-sebut Segera Naturalisasi Gelandang Keturunan Jerman
-
Hanya Kalah dari Messi dan Ronaldo, Luka Modric Ukir Sejarah Spesial di Piala Dunia 2026
-
Heboh Pub Favorit Pendukung Skotlandia di Boston Tutup Saat Hari Pertandingan Inggris