- Samuel Umtiti mengalami depresi dan kesepian pasca-kemenangan Prancis di Piala Dunia 2018 karena cedera lutut.
- Umtiti sempat menolak operasi sebelum turnamen, yang kemudian membatasi penampilannya di Barcelona pasca-2018.
- Kontraknya diputus Barcelona pada 2023 akibat minimnya penampilan, sebelum ia pensiun September 2025.
Suara.com - Samuel Umtiti, bek yang menjadi bagian penting timnas Prancis juara dunia 2018, membuka kisah perjuangan pribadinya menghadapi kesepian dan depresi setelah tampil gemilang di Piala Dunia.
Umtiti menjadi pahlawan di semi-final dengan gol kemenangan 1-0 atas Belgia, sebelum Prancis menaklukkan Kroasia 4-2 di final.
Namun, di balik euforia kemenangan, Umtiti berjuang menghadapi cedera lutut kronis yang menimpanya sejak akhir musim di Barcelona.
“Melihat kembali, saya tahu secara mental saya sangat terpengaruh, mungkin karena depresi,” kata Umtiti dalam dokumenter terbaru Diving Heads, dikutip RMC Sport.
“Saya bahkan tidak meninggalkan rumah. Orang-orang mengira saya tidak melakukan apa-apa, padahal saya berlatih dua atau tiga sesi per hari, menjalani persiapan khusus… saya tidak punya kehidupan sosial, tidak bertemu teman.”
Umtiti menolak operasi sebelum Piala Dunia demi bermain di Rusia.
Pasca-turnamen, cedera lututnya tetap mengganggu dan membatasi penampilannya di Barcelona.
Selama pertandingan terakhirnya, ia tidak pernah memulai lebih dari 18 laga dalam satu musim.
Pada 2023, Barcelona mengakhiri kontraknya tiga tahun lebih awal, setelah Umtiti hanya tampil 50 kali sejak 2018.
Baca Juga: Mike Rajasa Ceritakan Pengalaman Mentas di Piala Dunia U-17 2025 Bersama Timnas Indonesia U-17
Sebelumnya, ia sempat dipinjamkan ke Lecce (25 penampilan) dan bergabung dengan Lille (13 penampilan) sebelum akhirnya memutuskan pensiun pada September 2025.
Umtiti mengaku tekanan dari kritik publik dan ketidakmampuan kembali ke performa terbaik membuatnya merasa jatuh dari puncak dunia ke titik terendah.
Ia berupaya menjaga kebugaran dengan berbagai terapi, termasuk injeksi plasma kaya trombosit dan beberapa operasi lutut, serta mengubah pola makan untuk mengurangi peradangan.
“Saya hanya ingin bermain sepak bola. Saya mencoba mengikuti arahan klub, tetapi lutut saya selalu bengkak,” ujarnya.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Mike Rajasa Ceritakan Pengalaman Mentas di Piala Dunia U-17 2025 Bersama Timnas Indonesia U-17
-
Timnas Portugal U-17 Raih Gelar Perdana di Piala Dunia U-17 2025
-
Guus Hiddink Nyatakan Siap Melatih Lagi, Merapat ke Timnas Indonesia?
-
Neymar Jr Kembali Cedera Parah, Diragukan Tampil di Piala Dunia 2026
-
FIBA Resmi Ubah Sistem Ranking Dunia, Poin Kini Bersifat Akumulatif
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Geger Kabar Minati Julian Alvarex, Barcelona Malah 'Dibully' Atletico Madrid
-
Eks AC Milan Bongkar Kartu AS Mikel Arteta untuk Jungkalkan PSG
-
Persib Bandung Buka Suara Terkait Sanksi FIFA, Ternyata Ini Penyebabnya
-
5 Pemain Kunci PSG untuk Kalahkan Arsenal di Final Liga Champions
-
Resmi Berpisah, Ini Statistik Mentereng M Rahmat di Bali United
-
Igor Tolic Angkat Bicara Usai Ditunjuk Jadi Pelatih Persib Bandung
-
Tabrakan Lamborghini ke Pembatas Tol, Raheem Sterling Ditahan Polisi Diduga Pakai Narkoba
-
Muak dengan Cara Kotor Barcelona, Atletico Madrid Tawar Lamine Yamal dengan Sebungkus Kuaci
-
Main di Liga Champions Musim Depan, Como 1907 Harus Numpang di Markas Jay Idzes Cs
-
Ini Alasan Kick Off Arsenal vs PSG Digelar Lebih Awal, Ada Hubungannya dengan Indonesia