Suara.com - Mantan pelatih Sriwijaya FC, Rahmad Darmawan mengaku tetap akan menjaga hubungan baik dengan klub berjuluk Laskar Wong Kito tersebut. Seperti diketahui, pelatih 51 tahun yang akrab disapa Coach RD itu resmi "bercerai" dengan Sriwijaya, per Jumat (13/7/2018) hari ini.
"Betul, mulai hari ini saya sudah tidak lagi di Sriwijaya FC. Lawan Mitra Kukar (laga lanjutan Liga 1 2018 tengah pekan depan), saya juga sudah tidak lagi bersama tim," ungkap RD kepada Suara.com.
"Langkah selanjutnya menunggu Sriwijaya menyelesaikan hak-hak saya saja," lanjutnya di Palembang, Jumat (13/7/2018).
Setelah mendapat kejelasan statusnya, RD pun ingin fokus menyelesaikan urusannya dengan pihak klub. Sebab RD ingin menjaga situasi agar tetap kondusif alias menjaga hubungan baik.
"Bagi saya, datang tampak muka, pergi tampak punggung (menjaga hubungan baik). Saya selalu akan buat itu kepada siapa saja. Sepakbola ini dunianya kecil. Olahraga kita harus junjung sportivitas. Jadi buat saya, hari ini kita bisa pisah, besok mungkin saya datang lagi," tuturnya bijak.
Menurut eks pelatih Persija Jakarta dan Timnas Indonesia U-23 itu, hubungan baik pemain atau pelatih dengan klub harus tetap dijaga, apapun yang terjadi. Hal itulah yang membuatnya selama ini nyaman-nyaman saja menjalani profesi sebagai juru taktik.
"Karena tujuan saya ke sini bukan berpolitik, tujuan saya murni untuk membangun Sriwijaya sesuai dengan target. Menurut saya, saya masih komitmen dengan target, kita masih di papan atas (klasemen Liga 1 2018) dan target saya memang di tiga besar untuk tahun pertama. Baru di tahun kedua kita ambil juara. Itulah yang ditargetkan manajemen. Tapi keputusan sudah diambil (manajemen), saya bisa bilang apa," pungkasnya. [Andhiko Tungga Alam]
Berita Terkait
-
Selamat Tinggal, Sriwijaya FC Degradasi ke Liga 3
-
Alex Noerdin Wafat, 3 Jejaknya di Sepak Bola: Dari Sriwijaya FC hingga Coba Datangkan Ronaldinho
-
Persipura Jayapura Persembahkan Kemenangan untuk Mettu Dwaramury, Owen: Kami Fokus di Papan Atas
-
Sriwijaya FC Dibantai 15-0, Inilah Deretan Kekalahan Terbesar Sepanjang Sejarah Liga Indonesia
-
Meski Sekarang Asing Sentris, Ternyata Ada 5 Pelatih Lokal yang Sukses Tukangi Timnas Indonesia
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Dipanggil PSSI! 3 Wonderkid Persib Gabung TC Timnas Indonesia U-20 di Surabaya
-
3 Laga 8 Hari! Dewa United Dihajar Jadwal Neraka, PSSI Beri 'Bantuan' Jelang Duel Asia
-
Pelatih Almeria Ingin Rekrut Cristiano Ronaldo
-
Jelang Duel Papan Atas BRI Super League, Persija Jakarta Punya Keyakinan Lebih Libas Borneo FC
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi
-
Aman di Tengah Perang AS-Iran, Dewa United Tetap Bisa Tampil di AFC Challange League