Suara.com - Pelatih Bhayangkara FC, Simon McMenemy, menyebutkan pertandingan melawan Persija Jakarta selalu berjalan menarik. Keduanya akan berjumpa dalam laga lanjutan Liga 1 2018 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (27/7/2018) malam.
McMenemy sendiri menyebut, Persija selalu bermain menyerang sehingga bisa sangat membahayakan lini belakang The Guardian - julukan Bhayangkara FC. Tidak hanya itu, pelatih asal Skotlandia tersebut mengakui, melawan Persija di laga tandang memang selalu seperti bermain melawan lebih dari 11 orang pemain.
"Ketika bertemu Persija, ekspektasinya bahwa mereka bakal bermain dengan bekerja sangat keras dan mereka secara taktik juga bagus. Mereka bermain cepat, dengan sekuat tenaga juga," kata McMenemy dalam jumpa pers sehari jelang laga.
Lebih lanjut, McMenemy menyebutkan kehadiran ribuan Jakmania akan sangat berpengaruh besar. Suporter setia Persija itu bisa membuat mental pemain Bhayangkara down di laga nanti.
Tidak hanya itu, hadirnya Jakmania juga bisa mempengaruhi keputusan wasit. Oleh karenanya, McMenemy menganggap laga nanti akan cukup berat.
"Ketika melawan Persija, kita tidak hanya melawan 11 orang di dalam lapangan, tapi juga ribuan pendukung Persija yang mungkin bisa mempengaruhi jalannya pertandingan, mempengaruhi mental, dan mungkin bisa mempengaruhi keputusan yang diambil wasit. Jadi itu yang saya ekspektasikan dari Persija, bakal jadi pertandingan yang sangat berat," pungkasnya.
Berita Terkait
-
31 Gol dalam 55 Laga, Persija Jakarta Berat Hati Lepas Gustavo Almeida
-
The Jakmania Titip Pesan Jelang Persija Jakarta vs Persib Bandung di Tengah Gejolak Demo di Jakarta
-
Enam Pemain Timnas Indonesia Gabung, Shin Tae-yong: Persija Siap Tempur di Super League
-
Sebelum Hengkang ke Arema FC, Mauro Zijlstra Bicara Obrolan Serius dengan Shin Tae-yong
-
Tak Masuk Skema Shin Tae-yong di Persija, Arema FC Blak-blakan Tampung Mauro Zijlstra
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Iran Siapkan Jalur Baru Selat Hormuz, Pembukaan Kembali Bergantung pada Komitmen AS
-
Kabut Asap Karhutla: Kualitas Udara 6 Daerah di Riau pada Level Tidak Sehat
-
8 Dampak Rotasi dan Revolusi Bumi Bagi Kehidupan Sehari-hari yang Wajib Diketahui
-
Muktamar NU ke-35 Masuk Tahap Sidang Komisi, Laporan PBNU Diterima
-
Harga HP Makin Mahal, Digiplus Ubah Strategi: Geser dari Mal ke Street Level Kejar Kota Tier 2 dan 3
-
Konvoi Mitsubishi Xforce Jelajahi Jalur Sejarah Solo - Ambarawa Rayakan Kemerdekaan
-
4 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 29 Agustus 2026: Ada Pisces hingga Libra
-
Satu Ukuran untuk Semua: Mengapa Sistem Desil Tunggal Ancam Masa Depan?
-
6 Trik Masak Nasi di Rice Cooker Supaya Cepat Matang dan Anti Lembek
-
Prabowo Jadi Tamu Utama Forum Ekonomi Rusia, Putin Siapkan Pertemuan Bilateral