Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi akhirnya memberikan klarifikasi atas pernyataannya soal usulan pembekuan kembali PSSI.
Melalui Sekertaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Gatot S. Dewa Broto, Menpora menyebut isu pembekuan kembali PSSI adalah sebuah kesalahpahaman.
Kemenpora, kata Gatot, sebenarnya hanya ingin PSSI sebagai induk organisasi sepak bola Indonesia berkonsentrasi memperbaiki kualitas.
"Pak Menteri (Imam Nahrawi) bilang itu cuma pertanyaan dari rekan-rekan wartawan saja," kata Gatot kepada awak media di Media Center Kemenpora, Jakarta, Jum'at (3/8/2018).
"Intinya PSSI harus lebih peduli tentang masalah apapun, scope mereka kan banyak, jangan sampai itu jika ada masalah menjadi suatu hal yang terus bergulir. Jangan sampai yang disalahkan nantinya Kemenpora," imbuhnya.
Seperti diketahui, pada 2015 PSSI dibekukan karena terindikasi melakukan praktik pengaturan skor pertandingan. Baru-baru ini, isu pembekuan PSSI kembali mencuat.
Dikabarkan, Menpora Imam Nahrawi secara mengejutkan mengancam akan kembali menonaktifkan induk organisasi sepakbola Indonesia itu jika masih membandel menyemai praktik perjudian.
Berita Terkait
-
Erick Thohir Ogah Timnas Indonesia Lawan Argentina Lagi, Isyaratkan Lawan Tim Lain
-
OJK Kaji Penguatan Pengawasan Rekening Judi Online, Lebih dari 33 Ribu Sudah Diblokir
-
Lengkap! Ini Hasil Liga TopSkor Greater Jakarta hingga Pemain Terbaik
-
John Herdman Incar Juara FIFA ASEAN Cup, Panggil Pemain Terbaik Timnas Indonesia
-
WFH dari Hambalang, Prabowo Bahas Naturalisasi hingga Masa Depan Timnas Indonesia
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey