Bola / Bola Indonesia
Rabu, 08 Agustus 2018 | 18:23 WIB
Penyerang anyar PSM Makassar, Alessandro Ferreira Leonardo [laman resmi PSM]

Suara.com - PSM Makassar telah menurunkan striker anyarnya,  Alessandro Ferreira Leonardo alias Sandro pada pertandingan kandang Liga 1 2018 melawan Perseru Serui yang berakhir 2-2 di Stadion Andi Mattalata akhir pekan lalu. Penyerang Timnas Hong Kong kelahiran Brasil itu masuk pada menit 55 menggantikan Guy Junior.

Ketika Sandro masuk, PSM dalam keadaan bermain dengan 10 orang. Ini menyusul dikartumerahnya kiper Imam Arief yang menjegal striker Perseru, Silvio Escobar di kotak terlarang.

Alhasil, Sandro yang direkrut PSM dari klub Hong Kong, Kitchee di bursa transfer paruh musim Liga 1 2018 tersebut tidak bisa bermain sesuai peran biasanya. Dia harus lebih sering mengisi sayap kiri, dan membiarkan Ferdinand Sinaga sebagai ujung tombak tunggal.

Menurut penilaian pelatih PSM, Robert Rene Alberts, dalam posisi tersebut Sandro terlihat canggung. Namun, dia memahaminya mengingat situasi tidak menguntungkan.

"Sandro telah mencoba bermain sebaik mungkin. Dia terlihat agak canggung. Mungkin karena situasinya kami bermain dengan 10 orang," kata Rene Alberts.

"Namun, kami akan sabar menunggunya bersinar. Akan datang waktunya ia memperlihatkan kualitasnya, saya sama sekali tak ragu akan hal itu. Ekspektasinya sangat luar biasa, namun ia baru bergabung. Dan tentunya ia masih butuh adapatasi," tukasnya.

Sandro sendiri memang diharapkan bisa memberi jawaban atas kurang tajamnya lini serang PSM di Liga 1 2018. Kedatangan penyerang berusia 31 tahun itu pun memakan korban, lantaran membuat striker berkewarganegaraan Australia, Bruce Djite dicoret manajemen tim berjuluk Juku Eja.

Load More