Suara.com - Timnas sepakbola Indonesia bakal menjalani laga hidup mati melawang Hongkong di ajang Asian Games 2018, Senin (20/8/2018). Pertandingan yang digelar di Stadion Patriot Candrabaga, Bekasi itu akan dijaga ketat oleh 3.000 personel gabungan TNI, Polri ditambah dari Pemkot Bekasi.
"Ada 3.000 personel. Gabungan TNI, Polri dan Pemkot (Bekasi)," kata Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Indarto, Minggu (19/8/2018).
Menurut Indarto, ribuan personel gabungan itu akan ditugaskan di tiga ring pengamanan di area dalam dan luar stadion.
Namun demikian, kata dia, pasukan personel bisa berubah tergantung jumlah penonton yang akan datang ke stadion. "Jumlah (personel) bisa berubah setiap pertandingan," kata dia.
Ia menjelaskan, personel pengamanan akan dikerahkan untuk mengawasi barang bawaan penonton. Meski tak merinci, Indarto menyebutkan jika barang bawaan yang diperbolehkan dibawa masuk ke dalam stadion hanya atribut dari kedua negara yang bertanding.
"Yang boleh masuk hanya bendera negara yang main," tandasnya.
Berita Terkait
-
Jalan GBK Ditutup Saat Asian Games, Polisi Klaim Tak Ada Komplain
-
Ratusan Kendaraan Polantas Kawal Rombongan Atlet Asian Games
-
Atlet Taekwondo Sumbang Emas Pertama Indonesia di Asian Games
-
Aksi Moge Jokowi di Asian Games Memukau, Inikah Stuntman-nya ?
-
Pembukaan Asian Games 2018 Bikin Hati Anies Bergetar
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey
-
Deretan Rekor Tercipta usai Meksiko Lolos 'Sempurna' ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
-
Hong Myung-bo Akui Kesalahan Strategi Usai Korea Selatan Takluk dari Afrika Selatan