Menit 35, UEA nyaris menggandakan skor usai jebakan offside yang diterapkan Indonesia gagal menjebak pemain lawan. Andritany berhasil menahan aksi Al-Yahyaee, tetapi bola liar mengarah kepada Almesmari. Beruntung I Putu Gede berhasil memblok bola di momen krusial.
Menit 39, Lilipaly bekerja sama dengan Beto dan dijatuhkan di luar kotak penalti. Kesempatan emas bagi Indonesia dari tendangan bebas!
Sayang, sepakan Lilipaly yang maju sebagai eksekutor tendangan bebas berhasil ditahan pagar betis. Setelah itu, tembakan Zulfiandi dari luar kotak penalti juga masih mampu dibelokkan.
Baik UEA dan Indonesia saling mengancam di sisa waktu babak pertama. Namun sampai half-time, keunggulan 1-0 UEA atas Indonesia tetap bertahan.
Babak Kedua
Masuknya Septian David menggantikan Andy Setyo saat half-time diharapkan memberikan perubahan dimensi serangan bagi Indonesia. Namun, belum ada umpan matang di sepertiga akhir permainan UEA pada lima menit awal babak kedua.
Menit 52, Indonesia akhirnya bisa menyamakan skor via Beto! Sebuah crossing matang Septian disambut striker berusia 37 tahun itu dengan sontekan kaki kiri yang menjebol gawang UEA. 1-1!
Menit 56, Irfan Jaya merengsek ke rusuk kiri pertahanan UEA. Tetapi umpan silangnya yang mengarah kepada Lilipaly gagal disempurnakan pemain Bali United tersebut.
Menit 62, peluang kembali untuk Indonesia! Pergerakan Septian berhasil merusak pertahanan UEA, bola kemudian disodorkan kepada Evan Dimas yang berdiri bebas di tengah. Namun sepakan sang gelandang dari luar kotak penalti masih melebar tipis dari sasaran.
Dua menit berselang, UEA mendapatkan penalti kedua mereka di partai ini! Wasit Shaun Evans menganggap Hansamu melakukan pelanggaran kepada Shaheen di kotak terlarang.
Zayed yang kembali maju sebagai algojo penalti pun sukses mengecoh Andritanydengan penalti panenka yang ciamik. Gol kedua Zayed dari titik putih ini sekaligus membawa UEA kembali unggul. 2-1!
Kedua tim silih berganti menyerang di sisa waktu babak kedua, namun belum ada gol lagi yang tercipta sampai 90 menit waktu normal berakhir.
Memasuki injury time, Lilipaly secara dramatis sukses menyamakan skor jadi 2-2 dan memperpanjang napas Indonesia. Menit 90+4, sodoran Saddil berhasil disontek Lilipaly dengan kaki kirinya untuk menjebol gawang UEA. Proses gol yang mirip-mirip dengan gol Beto. Indonesia 2-2 UEA!
Semenit berselang, entah apa penyebabnya, asisten pelatih Timnas Indonesia U-23, Bima Sakti diusir dari bangku cadangan oleh wasit Shaun Evans.
Tak lama kemudian, sang pengadil pun meniup peluit panjang. Skor 2-2 pun membuat laga harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.
Babak Perpanjangan Waktu
Empat menit awal di babak pertama babak perpanjangan waktu, UEA terlihat sangat tertekan. Momentum sepertinya masih ada di pihak Indonesia, usai mencetak gol di penghujung babak kedua.
Beberapa kali pemain belakang UEA melakukan pelanggaran, bahkan di garis tengah lapangan. Tetapi Indonesia tetap harus berhati-hati dengan serangan balik cepat lawan.
Dua menit berselang, kiper UEA masih terus mencoba menurunkan tempo pertandingan yang dinaikkan secara konstan oleh lini serang Indonesia.
Sampai babak pertama babak perpanjangan waktu rampung, skor 2-2 masih bertahan.
Memasuki paruh kedua babak perpanjangan waktu, Indonesia masih menguasai permainan dan lebih banyak mengambil inisiatif serangan. Namun, gol ketiga yang diharapkan tak kunjung tercipta.
Menit 118, Andritany melakukan langkah berani dengan menipu Zayed lewat sebuah kontrol dada apik di area gawangnya. Di sisi lain, UEA sendiri tampak bernafsu di menit-menit akhir extra time untuk mencuri gol kemenangan.
Di menit pamungkas laga, alias di menit 120, tembakan bebas Alhashmi masih melebar tipis dari gawang Andritany.
Usai tambahan waktu satu menit, wasit pun meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan. Skor akhir 2-2, dan laga pun berlanjut ke adu penalti.
Adu Penalti
Di babak tos-tosan, Indonesia akhirnya harus menyerah 3-4 usai dua eksekutor gagal menunaikan tugasnya, yakni Septian dan Saddil. Uniknya, kedua pemain tersebut masuk sebagai pemain pengganti di laga ini.
Susunan Pemain
Timnas Indonesia U-23 (4-2-3-1): Andritany; I Putu Gede, Hansamu Yama, Andy Setyo/Septian David; Ricky Fajrin; Zulfiandi, Evan Dimas/Muhammad Hargianto; Irfan Jaya/Saddil Ramdani, Stefano Lilipaly, Febri Hariyadi/Ilham Udin; Alberto Goncalves.
Berita Terkait
-
Pernah Dihajar 1-4 Timnas Indonesia, 7 Pemain Yordania Ini Kini Tampil di Piala Dunia 2026
-
4 Pemain Australia yang Menang Lawan Turki Pernah Rasakan Kekalahan dari Timnas Indonesia U-23
-
Dony Tri Pamungkas Tak Takut Super League Musim Depan Tanpa Aturan Pemain U-23
-
Respons PSSI Usai AFC Kasih Sanksi Gara-gara Timnas Indonesia
-
PSSI Teledor! AFC Jatuhkan Denda Rp25 Juta Usai Timnas Indonesia U-23 Berlaga
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026: 12 Tim Terbaik Siap Perebutkan Gelar Juara di Kudus
-
Cara Elegan Lamine Yamal Bungkam Mulut Pengkritik, Masih Berani Nyinyir?
-
Tahan Uruguay, Pelatih Tanjung Verde: Ini Utang ke Timnas Kecil
-
Kata-kata Salah Bikin Timnas Mesir Cetak Rekor Piala Dunia 2026
-
Berpisah, Bangkok United Tak Perpanjang Kontrak Pratama Arhan
-
Pelatih Irak Kelakar Sulit Hentikan Mbappe: Saya Sudah Minta Main dengan Tiga Kiper
-
Piala Dunia 2026: Timnas Iran Tinggalkan Pesan Menyentuh di Stadion Los Angeles Usai Laga
-
Francisco Conceicao: Kami Bukan Pelayan Cristiano Ronaldo!
-
Bukayo Saka Kembali Latihan, Timnas Inggris Siapkan untuk Fase Krusial Piala Dunia?
-
Resmi! Persija Jakarta Kerja Sama dengan Adidas untuk Arungi Musim 2026/2027