- Dony Tri Pamungkas siap bersaing di Super League 2026/2027 meski regulasi wajib pemain U-23 resmi ditiadakan otoritas liga.
- Pemain muda terbaik musim 2025/2026 ini bertekad membuktikan kualitasnya untuk mengamankan posisi utama di skuad Persija Jakarta.
- Penghapusan regulasi tersebut bertujuan meningkatkan standar kompetitif liga agar seluruh pemain bersaing secara objektif tanpa bantuan aturan.
Suara.com - Bintang muda Persija Jakarta, Dony Tri Pamungkas, menunjukkan mentalitas baja dengan menyatakan kesiapan penuh untuk bertarung di kompetisi Super League musim depan tanpa perlindungan regulasi pemain muda.
Pemain yang baru saja dinobatkan sebagai Pemain Muda Terbaik Super League 2025/2026 ini menilai penghapusan aturan wajib memainkan pemain U-23 bukan ancaman bagi kariernya.
Keberhasilan Dony memimpin rekan-rekannya sebagai kapten saat melibas Semen Padang 3-0 di laga pamungkas menjadi bukti bahwa kualitasnya sudah melampaui sekadar tuntutan regulasi.
Dony menegaskan dirinya sebagai pesepak bola profesional akan terus melipatgandakan kerja keras demi mengamankan tempat utama di skuad Macan Kemayoran.
"Itu sudah menjadi peraturan dan saya sebagai pemain muda akan terus bekerja keras agar mendapat banyak menit bermain," kata Dony Tri dikutip dari Antara, Minggu (24/5/2026).
Mentalitas Sang Pemain Muda Terbaik
Sebagai informasi, pada musim 2025/2026 operator I.League mewajibkan setiap klub memasukkan minimal satu pemain U-23 sebagai starter dengan durasi bermain paling sedikit 45 menit.
Namun, kebijakan yang bertujuan memberi jam terbang bagi talenta lokal tersebut resmi ditiadakan pada musim kompetisi 2026/2027 mendatang.
Dony Tri Pamungkas merasa sangat bersyukur telah berhasil memaksimalkan ruang yang diberikan oleh aturan tersebut sepanjang musim lalu.
Baca Juga: Persib Bandung Kampium, Konvoi Kemenangan Mengular Bandung Membiru Rayakan Sejarah
Ia mengaku menyerap banyak ilmu berharga selama mendapatkan kepercayaan besar untuk mengawal sisi sayap Persija Jakarta.
"Banyak sekali yang saya pelajari di musim ini karena memang saya mendapatkan banyak menit bermain dan itu menjadi motivasi saya untuk terus berkembang," ungkapnya.
Persaingan Murni Kontra Senior
Pengalaman bertanding secara reguler telah membentuk kematangan teknik serta ketangguhan mental Dony saat harus berhadapan dengan pemain yang jauh lebih senior.
Kini, tantangan sesungguhnya adalah membuktikan kelayakan tampil di lapangan melalui persaingan internal yang sangat kompetitif tanpa jaminan menit bermain dari otoritas liga.
Artinya, para pemain muda di seluruh klub Super League dituntut menunjukkan standar kualitas yang setara atau bahkan melebihi para pemain senior.
Berita Terkait
-
Persib Bandung Beri Hormat pada Borneo hingga Persija Usai Drama Sengit di Super League 2025/2026
-
Jean-Paul Van Gastel Betah Ungkap Alasan Perpanjang Kontrak bersama PSIM Yogyakarta
-
Gelandang Manchester City Kasih Selamat Eliano Reijnders Bawa Persib Bandung Juara Super League
-
Imran Nahumarury Bertekad Bawa Semen Padang Kembali ke Super League
-
Persib Bandung Raih Bonus Rp1 Miliar Usai Cetak Hattrick Juara Super League
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Aturan Feng Shui Dapur, Jangan Biarkan Rezeki Hangus karena Salah Letak Kompor
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut