Suara.com - Selasa (28/8/2018), Manchester United akan melakoni laga ketiganya di Liga Inggris musim ini. Pekan ini, tim besutan Jose Mourinho akan menjamu Tottenham Hotspur di Old Trafford.
Jelang lawatan Tottenham, kredibilitas United selaku tim papan atas di musim lalu dipertanyakan. Pasalnya, di pertandingan sebelumnya, MU dipaksa menyerah tim medioker Brighton & Hove Albion.
Sebagaimana diketahui, dalam laga yang digelar 19 Agustus di American Express Community Stadium, United tumbang dengan skor 3-2.
Dalam laga itu sendiri United tertinggal dua gol lebih dulu setelah Glenn Murray dan Sahne Duffy berhasil memperdayai David De Gea di menit 25 dan 27. Meski Romelu Lukaku berhasil memangkas jarak, jelang turun minum Brighton kembali menjauh lewat eksekusi penalti Pascal Gross.
Jelang akhir pertandingan, anak-anak asuh Mourinho hanya bisa memperkecil kedudukan lewat eksekusi penalti Paul Pogba.
Bertekuk lutut di kaki para pemain tim yang berada di peringkat belasan, kritik pun menghujani Mourinho. Di pertandingan kontra Tottenham, keperkasaan Setan Merah diragukan.
Menanggapi tren negatif yang mendera MU di awal musim, mantan kapten Setan Merah Wayne Rooney angkat bicara. Rooney yang terbuang dari Old Trafford di era Mourinho, memberikan pembelaan terhadap mantan bosnya tersebut.
Rooney yang musim ini merumput di MLS bersama DC United tetap optimistis dengan kemampuan bekas klubnya bersaing di musim ini. Rooney yakin Mourinho memiliki rencana untuk membalikkan keadaan.
"Mereka (pemain MU) punya kualitas, mereka hanya perlu berusaha lebih keras," kata Rooney seperti dikutip CNN.
Baca Juga: Acara Penutupan Asian Games 2018 Dipastikan akan Tetap Menarik
"Mourinho tahu apa yang dilakukannya, dan dia tahu caranya memenangkan gelar. Saya yakin, dengan kualitas pemain yang dimiliki saat ini, dia (Mourinho) sudah punya rencana untuk memenangkan gelar," sambungnya.
Meraih satu kemenangan dan menelan satu kekalahan dari dua laga, United saat ini tertahan di posisi sembilan klasemen sementara Liga Inggris.
Berita Terkait
-
Siapkan Rp900 Miliar Manchester United Selangkah Lagi Dapatkan Pengganti Casemiro
-
Benjamin Sesko Sebut Zlatan Ibrahimovic Jadi Inspirasi Sejak Kecil
-
Manchester United Rugi Ratusan Miliar usai Pecat Ruben Amorim
-
Marco Silva Dirumorkan Gantikan Jose Mourinho Latih Benfica
-
Manchester United Pagari Bruno Fernandes dari Kejaran Klub Eropa Lewat Kontrak Baru
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
Terkini
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Timnas Iran Minta Visa Khusus di Piala Dunia 2026, Otoritas AS Masih Cuek Bebek
-
Siapkan Rp900 Miliar Manchester United Selangkah Lagi Dapatkan Pengganti Casemiro
-
Bekas Kota Komunis Bersiap Panen Cuan di Final Liga Champions Arsenal vs PSG
-
Final Liga Champions: PSG Menggila di Depan, Arsenal Tak Tergoyahkan di Belakang
-
Daftar Klub Inggris Paling Sukses di Eropa: Liverpool Masih Juara, Arsenal Coba Cetak Sejarah
-
Hanya Ada 8 Klub! Misi Eks Barcelona Bawa PSG Samai Rekor Real Madrid di Liga Champions
-
Berapa Duit yang Dikantongi Juara Liga Champions? Yang Kalah Cuma Dapat Rp1,2 Triliun
-
Arsenal Terancam Tumbang? PSG Punya Keunggulan 7.000 Menit Jelang Final Liga Champions
-
10 Pelatih Legendaris dengan Rekor Ciamik di Piala Dunia, Siapa Paling Berkesan?