Suara.com - Mantan kapten Chelsea, John Terry berkomentar soal mantan manajernya yang kini menangani Manchester United, Jose Mourinho. Terry menilai, Mourinho kehilangan karakter kepemimpinannya di Man United.
Di musim 2018/2019 ini, Mourinho memasuki musim ketiganya membesut Man United. Pelatih asal Portugal berusia 55 tahun itu membawa Setan Merah juara Liga Europa, Piala FA dan Community Shield di musim pertamanya.
Namun di musim lalu, Man United nirgelar di bawah asuhan Mourinho. Dan memasuki musim ini, Paul Pogba dan kolega telah menderita dua kekalahan dari empat laga awal Liga Inggris, termasuk kekalahan memalukan 0-3 di Old Trafford.
Terry, yang pernah jadi bek andalan Mourinho semasa di Chelsea, sejatinya meyakini jika mantan mentornya itu bisa membawa Man United meraih kesuksesan demi kesuksesan.
Namun Terry menilai, pelatih berjuluk The Special One itu harus lebih dulu menemukan karakter kepemimpinannya kembali.
"Di setiap klub yang pernah ia (Mourinho) tangani, dia punya karakter besar. Namun saya tidak yakin dia punya itu di Man United saat ini. Di Chelsea, dia melakukannya. Soal kepemimpinannya di Man United, entahlah, terasa seperti berbeda," buka Terry seperti dimuat Daily Mail.
Terry mengungkapkan, dirinya sempat dipermalukan Mourinho karena tampil buruk di sebuah sesi latihan Chelsea. Hal serupa juga dialami oleh pemain-pemain dengan nama besar seperti Frank Lampard, Didier Drogba, Ashley Cole, dan Michael Ballack.
"Kami saling bertatapan dan dia benar-benar murka. Dia tak peduli dengan nama besar seorang pemain, entah ia kapten, pemain andalan atau apapun. Tapi itu bagus, dia tahu persis apa yang harus ia lakukan untuk mendapatkan yang terbaik dari kita semua," jelas Terry.
"Saya telah melihat dia melakukan hal yang sama terhadap Frank Lampard, Didier Drogba, Ashley Cole, dan Michael Ballack. Dia pribadi besar di ruang ganti," sambung pemain berusia 37 tahun yang kini berstatus free agent usai meninggalkan Aston Villa di akhir musim lalu tersebut.
Baca Juga: Akui Ducati Cepat, Rossi Masih Yakin Bisa Naik Podium di Misano
"Anda harus setiap hari muncul di pelatihan dan menunjukkan kepadanya bahwa Anda ingin menang dengan segala cara. Jika Anda punya itu, dia akan 100 persen di pihak Anda. Jika sudah seperti itu, ia akan loyal dengan Anda, ikatan emosional yang terjadi juga akan luar biasa," tutur Terry.
"Saya pikir dia akan membawa kesuksesan untuk Man United, tetapi butuh kesabaran. Dia mungkin butuh kembali menemukan karakter kepemimpinannya tersebut," tandas eks bek andalan Timnas Inggris tersebut.
Berita Terkait
-
1.200 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Chelsea Vs AC Milan di GBK, Libatkan Tim Jibom hingga K-9
-
Chelsea, AC Milan, Aston Villa Tur Pramusim ke Indonesia, Erick Thohir Angkat Topi
-
Chelsea vs AC Milan di GBK, Erick Thohir Nantikan Duel Man United Kontra Persija, PSG Lawan Persib
-
Beda! Datang ke Indonesia, AC Milan Minta Dapur Khusus, Chelsea Cuma Request Sandwich
-
Duel Chelsea vs AC Milan di Stadion GBK Bakal Dipenuhi Pemain Bintang
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard