Suara.com - Pelatih timnas Indonesia U-19 Indra Sjafri mengatakan dua pertandingan uji coba yang akan dijalani skuatnya menjelang Piala Asia U-19 2019 penting untuk mempertajam penerapan strategi.
"Hasil memang penting, tetapi itu bisa menjadi nomor dua kalau rencana pertandingan berjalan dengan baik," ujar Indra di Jakarta, Kamis (4/10/2018).
Pelatih asal Sumatera Barat itu melanjutkan, dirinya ingin strategi atau rencana permainan dalam sebuah pertandingan sesuai dengan apa yang disepakati di luar lapangan.
"Penting apa yang direncanakan berjalan dengan baik di dalam lapangan," tutur Indra sebagaimana dikutip Antara.
Adapun laga uji coba internasional timnas Indonesia U-19 sebagai persiapan menuju Piala Asia U-19 2018 akan digelar pada Rabu (10/10/2018) dan Sabtu (13/10/2018) masing-masing menghadapi Arab Saudi dan Yordania.
Kedua pertandingan tersebut rencananya digelar di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Jawa Barat.
Soal lawan Indonesia di Grup A Piala Asia U-19 2018 yakni Qatar, Uni Emirat Arab dan Taiwan, Indra mengakui semuanya memiliki kualitas baik. Namun khusus untuk Qatar dan Uni Emirat Arab, Indra menganggap, laga melawan kedua kesebelasan itu lebih menantang karena para pemainnya memiliki postur yang tinggi besar.
"Menaklukkan tim-tim yang secara fisik tinggi besar adalah pekerjaan rumah sepak bola Indonesia secara keseluruhan, bukan cuma timnas U-19. Itulah mengapa kami terus mencari formula yang paling pas untuk itu," kata Indra.
Meski demikian, Indra memiliki keyakinan para pemainnya dapat melewati laga-laga sulit tersebut karena pada tahun 2014 timnas Indonesia U-19 berhasil menaklukkan Uni Emirat Arab (UEA) dalam laga uji coba.
Baca Juga: Ratna Sarumpaet: Saya Pergi ke Chile Bukan untuk Melarikan Diri
Bukan cuma UEA, di tahun yang sama, timnas Indonesia U-19 pernah pula mengalahkan tim Timur Tengah lainnya, Oman, juga di pertandingan uji coba.
"Saat ini kami perlu mencari pemain-pemain yang bisa menjalankan rencana permainan dengan lawan-lawan dengan postur tinggi besar," tutur Indra.
Timnas U-19 Indonesia, sampai hari ini, Kamis (4/10/2018), memiliki 29 pemain termasuk Egy Maulana Vikri yang saat ini masih berada di Polandia bersama klubnya Lechia Gdansk.
Indra Sjafri akan mengerucutkan jumlah tersebut menjadi 23 pemain pada Senin (8/10/2018).
Berita Terkait
-
Indra Sjafri Bagikan Tips agar Anak Bisa Jadi Pesepak Bola Profesional
-
Gagal Angkat Trofi di Medan, Mathew Baker Haru Bela Timnas Indonesia di Tempat Leluhur
-
Gagal ke Final Piala AFF U-19 2026, Nova Arianto Langsung Alihkan Fokus ke Agenda Ini
-
Sebut Timnas Indonesia U-19 Curang, Media Vietnam Sindir Halus Kekalahan dari Australia
-
Nova Arianto Siapkan Rotasi Besar, Timnas Indonesia U-19 Turunkan Wajah Baru Saat Hadapi Kamboja
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan