Suara.com - Legenda sekaligus mantan kapten Manchester United, Roy Keane turut berkomentar soal kabar friksi antara para pemain Setan Merah saat ini dengan sang manajer, Jose Mourinho. Keane pun tampaknya berpihak di sisi Mourinho, sebagaimana ia melontarkan kritikan keras pada para pemain Man United.
Man United menjalani start amburadul di musim 2018/2019. Armada Mourinho saat ini masih terpuruk di peringkat ke-10 papan klasemen Liga Inggris, serta sudah tersingkir di babak awal Piala Liga.
Man United pun kini sudah melalui empat pertandingan terakhir di semua kompetisi tanpa kemenangan, dengan dua diantaranya berakhir kekalahan.
Yang teranyar, Setan Merah bermain buruk dan ditahan imbang tanpa gol oleh Valencia di Old Trafford pada lanjutan babak fase grup Liga Champions, tengah pekan ini.
Isu-isu miring pun bermunculan, mulai dari perseturuan antara beberapa pemain dengan Mourinho, para pemain memang sengaja bermain buruk lantaran mengharapkan Mourinho segera dipercat, dan lain sebagainya. Kabar pemecatan Mourinho sendiri kian santer berhembus dalam beberapa hari terakhir ini.
Menanggapi hal ini, Keane lantas tak sungkan menyebut skuat Man United saat ini dihuni oleh banyak pemain cengeng layaknya bayi.
Menurut pria yang akrab disapa Keano itu, merupakan hal yang amat memalukan jika para penggawa Man United sengaja tak mau mengerahkan kemampuan terbaiknya untuk Mourinho.
"Saya pikir ada banyak pemain cengeng seperti bayi di sana (skuat Man United)," buka Keane dalam wawancara dengan Notts TV.
"Para pemain yang kecewa dengan manajer atau staf pelatih dan merasa 'saya tidak akan berlatih dengan baik karena ada yang mengecewakan saya', itu sangat memalukan! Seperti bayi saja! Jika memang benar begitu, itu sangat-sangat memalukan," ketus pria 47 tahun yang kini aktif sebagai pandit serta asisten pelatih Timnas Republik Irlandia tersebut.
Baca Juga: Duh! Kini Perkuat Besiktas, Karius Bikin Blunder Konyol (Lagi)
"Well, tidak semua pemain akan sejalan dengan manajer, manajer juga tidak bakal menyukai semua pemain. Itu wajar dalam sepakbola. Namun yang kalian lakukan sebagai pesepakbola, dan terlepas permasalahan yang pernah saya miliki dengan satu atau dua manajer, ketika Anda bermain di lapangan, Anda harusnya bermain total dan habis-habisan demi tim," lanjut Keane.
"Saya tidak peduli dengan permasalahan yang Anda miliki dengan manajer, saya tidak peduli jika kalian saling memaki, karena itu adalah bagian dari industri ini. Semuanya pasti pernah berseteru," celotehnya.
"Tapi jika Anda adalah pemain Man United, memakai jersey tersebut, masuk ke lapangan namun tidak mengerahkan 100 persen karena mungkin kecewa dengan seseorang, maka saya jelas ada di pihak (yang membela) Mourinho," tandas gelandang jangkar andalan Man United pada periode 1993-2005 tersebut.
Berita Terkait
-
Raih Manajer Terbaik Premier League Januari 2026, Michael Carrick Tersipu Malu
-
Gol Sesko Bikin MU Terhindar dari Kekalahan, Senne Lammens Angkat Topi
-
Ucap Inggris Dijajah Imigran, Pemilik Manchester United Terancam Sanksi Berat
-
Gary Neville Sebut Arsenal dan Chelsea Salah Langkah! Gagal Rekrut Bintang Rp1,3 Triliun
-
Thomas Tuchel Perpanjang Kontrak Sampai 2028, Manchester United Gigit Jari
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan