Suara.com - Kesebelasan Mitra Kukar bertekad memutus rekor PSM Makassar yang belum terkalahkan pada putaran kedua kompetisi Liga 1 2018, saat berlaga di Stadion Aji Imbut, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Minggu (7/10/2018).
Pelatih Mitra Kukar Rahmad Darmawan, Sabtu (6/10/2018), mengakui tidak mudah bagi skuatnya untuk meredam tim berjuluk "Juku Eja" yang tengah dalam performa terbaik. Namun Rahmad meyakini jika Bayu Pradana dan kawan-kawan tidak akan menyerah begitu saja.
" Kami bisa mengalahkan Persib Bandung yang saat ini sebagai pemuncak klasemen, tentunya kami juga harus bisa meraih hasil yang sama saat menjamu PSM," kata pria yang akrab di sapa RD pada sesi jumpa pers di Stadion Aji Imbut, Kutai Kartanegara.
RD mengungkapkan timnya tak akan banyak melakukan perubahan saat menghadapi PSM Makassar. Namun ia berharap anak asuhnya tetap menjaga motivasi bertanding dan tidak terbebani di lapangan.
"Hanya perlu menjaga ritme. Bagaimana menjaga motivasi mereka bermain. Saya berharap pemain mampu bermain lepas dan tidak terlalu terbebani," jelasnya.
Menurut RD, timnya wajib mewaspadai gairah pemain PSM yang datang ke Aji Imbut dengan motivasi tinggi. Pasalnya Juku Eka sejauh ini belum terkalahkan di putaran kedua Liga 1 2018. Apalagi PSM masih berkesempatan mengkudeta Persib di puncak klasemen.
"PSM ini bermain sebagai tim yang cukup sulit. Tim yang terbentuk sudah lama 75 persen materinya adalah pemain lama, dan tidak mengganti pelatih. Saya rasa anak-anak harus lebih sigap menghadapi mereka," tutur RD.
Sementara itu pemain sayap Mitra Kukar, Septian David Maulana menegaskan timnya tak gentar menghadapi PSM. Sebab Naga Mekes punya catatan apik menghadapi klub besar di kandang sendiri.
Hal tersebut menjadi modal penting bagi kepercayaan diri pemain ketika berhadapan dengan tim yang posisinya lebih baik dari Mitra Kukar.
Baca Juga: Lagu Kemenangan Tutup Upacara Pembukaan Asian Para Games 2018
"Lawan PSM semoga besok kita memaksimalkan poin di kandang. Persipura dan Persib di sini, kita bisa mengatasi. Semoga besok bisa meraih hasil yang terbaik," ungkap Septian seperti dikutip Antara.
PSM Makassar berada di peringkat kedua dengan nilai 38. Sedangkan Naga Mekes diurutan ke 12 dengan koleksi 29 poin.
Berita Terkait
-
Resmi! PSM Makassar Kembali Tunjuk Darije Kalezic Sebagai Pelatih
-
Gabung Persija Jakarta, Victor Dethan Datang dengan Modal Tak Sembarangan
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
-
8 Pelatih yang Pernah Tangani Persija dan Timnas Indonesia, Terbaru Shin Tae-yong
-
Kata-kata Bojan Hodak Usai Antarkan Persib Bandung Hat-trick Juara Liga 1
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
BGN Curiga Ada Oknum di Balik Dana Rp311,2 Miliar Nyasar ke Rekening SPPG Bermasalah
-
Reuni Taufik Hidayat vs Lin Dan di Jakarta! 7 Peraih Emas Olimpiade Ramaikan Shuttle Open 2026
-
Heboh Isu Nikita Mirzani Diintimidasi di Penjara, Pihak Rutan Buka Suara
-
Bukan Sekadar Jago Debat, Ini Cara Mencetak Calon Diplomat dan Pemimpin Masa Depan Sejak Dini
-
Bulog Edukasi Masyarakat Kenali Mutu Beras, Pastikan Masyarakat Mendapatkan Informasi Tepat
-
Lari Sambil Selamatkan Bumi, PLN Electric Run 2026 Punya Misi Pangkas 24 Ton Emisi Karbon
-
Menteri Ekraf Melihat Langsung Dapur Kreatif Industri Kecantikan di Malang
-
Kejagung Periksa Saksi Kasus TPPU Febrie Adriansyah, Lima Mangkir dari Panggilan
-
Surat dari Pram: Kumpulan Surat untuk Sang Terkasih, Jenaka Aryadiningrat
-
Memahami Institusi Pendidikan di Era Digital, Jangan Hanya Percaya Hasil Pencarian