Suara.com - Pelatih Uni Emirat Arab (UEA) Batelli Ludovic senang skuatnya berhasil mengalahkan Qatar pada laga pembuka Grup A Piala Asia U-19 2018. Namun sama seperti pelatih Qatar, Ludovic juga mengeluhkan rumput di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
Pada laga di SUGBK, Senayan, Kamis (18/10/2018), UEA menang dengan skor 2-1. Gol kemenangan UEA dicetak oleh Ahmad Fawzi menit 16 dan Ali Saleh menit 41, sedangkan gol semata wayang Qatar dibuat oleh Abdulrahseed Umaru menit 36.
Meski menang, Pelatih UEA Batelli Ludovic kecewa dengan rumput lapangan SUGBK. Bahkan, ia menyebut bahwa rumput SUGBK sangatlah buruk. "Saya sedikit kecewa dengan kualitas lapangan. Bagi saya ini sangat buruk," kata Ludovic pada jumpa pers usai laga.
Meski begitu, Ludovic menyebut kemenangan ini sangatlah berarti bagi timnya. Apalagi ini merupakan pertandingan pertama yang membuat kemenangan jadi modal ke laga selanjutnya.
"Ini hasil yang sangat positif karena sangat penting mengawali turnamen dengan kemenangan. Sebenarnya pertandingan tadi kami bertanding tidak baik tapi pada akhirnya mereka bisa menyatu dengan permainan dan akhirnya kami berhasil meraih kemenangan," tambahnya.
Berikutnya, UEA akan melawan Taiwan. Sedangkan Qatar akan berhadapan dengan Indonesia pada laga yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Minggu (21/10/2018).
"Kami melakukan pertandingan tadi dengan gugup tapi saat di ruang ganti saya mengatakan kepada mereka kalau kalian bermain seperti ini kalian tidak bisa menang, karena saya tahu Qatar memiliki kualitas yang bagus," jelasnya.
"Secara performa saya tidak puas dengan permainan anak-anak tapi saya akan memperbaiki di pertandingan selanjutnya," pungkasnya.
Sebelumnya, pelatih Qatar Bruno Miguel Pinheiro juga mengeluhkan kondisi rumput Stadion GBK. Menurutnya, rumput stadion terbaik di Indonesia itu masih belum maksimal.
Baca Juga: Indonesia U-19 Vs Taiwan U-19, Belum Ada Gol di Babak Pertama
"Ini ajang internasional dan seharusnya rumput bagus. Saya rasa rumput di sini belum maksimal. Tapi, bukan berarti tidak bagus," ungkap Bruno.
Berita Terkait
-
Tinjau SUGBK, Erick Thohir Pastikan FIFA Series 2026 Berjalan Maksimal
-
Jordi Amat Soroti Kualitas JIS, Lebih Betah Bermarkas di SUGBK?
-
Apa Itu Ladang Gas South Pars? Pusat Energi Dunia yang Diserang Rudal Israel
-
Dua Petinggi Tewas Dibunuh Zionis, Lebih dari 3.000 Rudal dan Drone Iran Hujani Negara Teluk
-
Update Posisi Hilal Jelang Idul Fitri di Negara-negara Timur Tengah, Kapan Lebaran 2026?
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Serius Go Global, Futsal Indonesia Bangun Koneksi di Spanyol
-
Arahan FIFA, AFC Resmi Hentikan Bidding Tuan Rumah Piala Asia yang Diikuti Indonesia
-
FIFA Pastikan ASEAN Cup akan Digelar pada September-Oktober 2026
-
Siapa Marco Giampaolo? Eks AC Milan yang Resmi Jadi Pelatih Emil Audero
-
FIFA Tegaskan Sepak Bola sebagai Alat Perdamaian di Tengah Konflik Global
-
Profesionalisme Tingkat Tinggi: Kisah Hugo Ekitike Rela Lebaran di Pesawat Demi Liverpool
-
Pascal Struijk Pamer Tato Garuda Usai Asisten Timnas Indonesia Berkunjung ke Leeds, Kode Gabung?
-
Satu Posisi Penting di Timnas Indonesia Era John Herdman Justru Masih Kosong
-
Rival Timnas Indonesia Pusing, Pelatih Bulgaria Kekurangan Pemain Jelang FIFA Series 2026
-
Orleans Masters 2026: Tumbang dari Unggulan, Ubed Akui Petik Pelajaran Berharga