Suara.com - PSMS Medan tidak ingin kembali dipermalukan di Stadion Teladan Medan. PSMS membidik kemenangan saat menjamu Borneo FC guna berjuang untuk lepas dari zona degradasi Liga 1 2018.
Bisa menang saat melawan Borneo FC di pekan ke-28, Sabtu (3/11/2018), sangat penting bagi PSMS. Mengingat pada dua laga sebelumnya PSMS gagal meraih poin setelah kalah 1-3 melawan Mitra Kukar dan kalah 0-5 dari Arema FC.
Saat ini, PSMS masih berada di papan paling bawah klasemen dengan nilai 27 dari 8 menang, 3 seri dan 16 kalah. Sementara Borneo FC berada di peringkat enam dengan nilai 42 dari 12 menang, 6 kalah dan 10 kalah.
"Kami ingin menang dan kemenangan sangat penting setelah dalam dua pertandingan sebelumnya kami gagal mengumpulkan poin," kata Pelatih PSMS Peter Butler di Medan seperti dilansir Antara, Jumat (2/11/2018).
Peter tidak khawatir meski beberapa pemainnya belum begitu fit pasca pulang dari Malang. Pasalnya, para pemain lainnya telah siap diturunkan menggantikan peran pemain yang tak bisa diturunkan tersebut.
"Jadi apapun situasinya, kami harus selalu siap. Dan saya selalu memotivasi semua pemain agar tidak pernah menyerah meski dalam kondisi sesulit apapun. Masih ada beberapa laga lagi yang akan kita jalani dan kami tak akan menyerah hingga laga terakhir," katanya.
Besok, lanjut dia, semua pemain harus total dan fokus karena PSMS sangat membutuhkan tambahan poin dalam upaya keluar dari zona degradasi.
"Saya sangat yakin besok semua pemain akan memberikan yang terbaik. Semua pemain harus tetap fokus dengan tugasnya masing-masing," katanya.
Sementara pelatih Borneo FC Dejan Antonic mengatakan, ia mengakui PSMS adalah tim besar yang namanya sudah cukup melegenda di Tanah Air, meski demikian ia sudah memiliki persiapan untuk bisa mencuri poin dari PSMS.
Baca Juga: Cedera Lagi, Manchester City Tak Bisa Mainkan De Bruyne Hadapi MU
"Dimana pun kami main, kami selalu menargetkan bisa meraih poin termasuk besok menghadapi tuan rumah PSMS," kata Dejan.
"Meski ada sejumlah pemain utama yang tidak dibawa bagi kami itu tidak masalah, karena pemain pengganti juga sama bagusnya. Saya percaya semua pemain akan bekerja keras untuk bisa menang," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Awas Persib Bandung, Borneo FC akan Berjuang Hingga Akhir untuk Gelar Juara
-
Bojan Hodak Sebut Pemain Persib dalam Mood Bagus Setelah Libur
-
Pimpin Klasemen, Umuh Muchtar Ingatkan Persib Bandung Jangan Jumawa
-
Persib Bandung di Puncak Klasemen, Adam Alis Ingkatkan Perjalanan Masih Panjang
-
Bikin Luka untuk Borneo FC, Adam Alis Minta Maaf
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Bela Beckham, Marc Klok: Tak Ada Manfaat Bullying Pemain Timnas
-
Kegilaan Duel Timnas Indonesia Vs Saint Kitts and Nevis, Laga Rp100 Miliar kontra Rp11 Miliar
-
Juara FIFA Series 2026 akan Dapat Trofi? Simak Faktanya
-
Justin Hubner Alami Insiden Pesawat Mengerikan di Balik Keterlambatannya Gabung Timnas Indonesia
-
Misteri Terpecahkan! Ini Alasan Dean James Dicoret Timnas Indonesia di Tengah Polemik KNVB
-
Psywar Pelatih Bulgaria, Sebut Timnas Indonesia Hebat Sebelum Era Naturalisasi
-
Jelang Bentrok di FIFA Series 2026, Performa Timnas Indonesia dan St Kitts and Nevis Tak Jauh Beda
-
Tak Meremehkan, Ini Alasan Pelatih Bulgaria Andalkan Pemain Muda di FIFA Series 2026
-
FIFA Series 2026: Pelatih Bulgaria Pantang Remehkan Kepulauan Solomon
-
Jadwal Final Play-off Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa, Italia Jumpa Bosnia-Herzegovina