Suara.com - Pelatih Singapura Fandi Ahmad mengaku sangat mewaspadai pemain sayap timnas Indonesia di laga perdana Grup B Piala AFF 2018 yang akan digelar di Stadion Nasional, Jum'at (9/11/2018). Salah satu pemain yang dikhawatirkan Fandi adalah winger Persib Bandung Febri Hariyadi.
"Tim Indonesia adalah tim kuat, dengan pemain cepat. Kami akan mencoba memotong pergerakan mereka dan mengejar tiga poin. Meski sulit, kami akan melakukannya," jelas Fandi Ahmad dalam jumpa pers jelang pertandingan yang digelar di Stadion Nasional, Kamis (8/11/2018).
"Walau kami akan bermain menyerang, kami harus waspada. Karena ada Febri yang merupakan pemain bagus," tambahnya.
Selain Febri, Fandi juga mewaspadai beberapa pemain lain. Salah satunya striker naturalisasi Alberto Goncalves yang menurutnya punya kemampuan "finishing" berkualitas.
"Tapi tak hanya Febri. Alberto Goncalves ia kuat dan menjadi target man. Kami harus waspadai siapapun itu pemain Indonesia," tambahnya.
Sebagai informasi, bersama dengan Singapura, Fandi Ahmad pernah melawan timnas Indonesia pada partai uji coba yang berlangsung bulan Maret 2018 lalu. Saat itu, Singapura ditaklukkan Indonesia dengan tiga gol tanpa balas.
Berita Terkait
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Profil Tim Danaskos Wasit Timnas Indonesia vs Vietnam, Akun IG Digembok
-
Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
-
Curang! John Herdman Usir Pelatih Vietnam Intip Pemanasan Timnas Indonesia
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis