Suara.com - Persela Lamongan menjadi salah satu tim Liga 1 yang sangat superior jika bermain di kandang pada musim ini. Persela belum terkalahkan pada 16 pertandingan kandang mereka di Liga 1 2018, dengan raihan 10 kali menang dan enam hasil imbang di Stadion Surajaya, Lamongan.
Namun, torehan impresif Persela itu berbeda 180 derajat dengan catatan laga tandang mereka musim ini. Laskar Joko Tingkir baru sekali menang, tiga kali seri, dan sisanya berakhir dengan kekalahan.
Pelatih Persela, Aji Santoso pun mengakui jika timnya selalu kesulitan ketika menjalani laga away. Aji berkilah timnya sering kehilangan pemain kunci saat bertanding di kandang lawan pada Liga 1 musim ini.
"Waktu kami di putaran pertama (Liga 1 2018) dulu bisa mengalahkan PSM Makassar, bisa meraih poin satu dari Barito Putera dan dari Bhayangkara FC. Kami bisa bersaing dengan tim-tim kuat yang kini menghuni papan atas klasemen," tutur Aji Santoso.
"Permasalahan yang utama adalah kami ketika membutuhkan poin penuh, kami membutuhkan poin yang penting, selalu skuat dalam kondisi yang tidak pernah komplet," jelasnya.
"Sering terjadi, seperti Loris Arnaud sama Diego Assis yang sering tidak main karena akumulasi kartu ataupun cedera. Itu analisa kami sebagai tim Persela yang memang di putaran kedua ini agak sedikit kurang bagus ketika away," papar legenda hidup Timnas Indonesia tersebut.
Persela sendiri akan kembali melakoni laga tandang, yakni laga pekan ke-31 Liga 1 2018 melawan Persija Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Selasa (20/11/2018) malam WIB.
Aji pun sesumbar catatan buruk away timnya tidak berlanjut di laga kali ini. Itu karena mantan pelatih Arema FC itu sudah menyiapkan trik khusus.
"Ada satu hal yang positif ketika kami main di kandang. Dari putaran pertama sampai tinggal satu kali pertandingan (di kandang), kami belum pernah kalah, terakhir kami menang 4-0 lawan Arema FC. Ya, mentalitas itu yang akan coba kami bawa bawa ke laga tandang kontra Persija kali ini," pungkasnya.
Baca Juga: Spanyol Gagal di Nations League, Luis Enrique Tak Gusar
Berita Terkait
-
Ogah Tebak Skor Jelang 'El Clasico', Pramono: Saya Berdoa dalam Hati Persija Menang Melawan Persib
-
Persija Tantang Persib di Semifinal Piala Presiden 2026, STY Utamakan Proses Ketimbang Gelar
-
Prediksi Skor, Susunan Pemain Persib Bandung vs Persija Jakarta, El Clasico di Piala Presiden
-
Piala Presiden 2026: Persija Bisa Tersingkir Meski Bantai PSMS Medan
-
Doa Shin Tae-yong untuk Timnas Indonesia Jelang Hadapi Timor Leste di Piala AFF 2026
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
8 Wakil Indonesia Jadi Unggulan di Kejuaraan Dunia BWF 2026, Bawa Misi Akhiri Puasa Gelar
-
3 Perempuan Malaysia Selundupkan Narkoba di Bandara Soetta, Disimpan di Sepatu
-
Buku Sibling Rivalry, Mengurai Trauma Masa Kecil dan Persaingan Antarsaudara
-
Daftar Kontroversi Raja Juli Antoni, dari Terima Amplop Dolar sampai Bagi-bagi Jabatan ke Kader PSI
-
Kronologi Temuan 995 Senpi, Narkoba dan VCD Porno di Sekolah Swasta Jaksel
-
Bersenang-senang di Fun Expo Asia 2026
-
Gagal Berkali-kali Tak Jadi Halangan, Ratusan Atlet Kejar Super Tiket PB Djarum 2026
-
Rakortas MBG Prioritaskan Daerah 3T dan Kelompok Sasaran untuk Perluas Pemerataan Program
-
Wacana Pergantian Kapolri Berisiko Rugikan Presiden Prabowo, Ini Penjelasan Analis Politik
-
Yurizal, BPJS, dan Harga Sebuah Empati