Suara.com - Persipura Jayapura menelan kekalahan 0-2 dari Bhayangkara FC pada pertandingan Liga 1 2018 pekan ke-31 yang berlangsung di Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta, Senin (19/11/2018).
Dua gol kemenangan Bhayangkara FC dicetak pada babak kedua. Lewat aksi Alsan Sanda di menit 74 dan Herman Dzumafo di menit 81 melalui titik putih.
Pelatih Persipura Osvaldo Lessa mengatakan kondisi lapangan Stadion PTIK menjadi salah satu penyebab kekalahan timnya. Boaz Solossa dan kawan-kawan tidak bisa menerapkan strategi yang diterapkan karena kondisi lapangan yang tak memungkinkan.
"Susah untuk menjawab, tapi tentu situasi sepak bola urusan menang atau kalah. Malam ini kami kurang cepat," kata Lessa dalam jumpa pers usai pertandingan.
"Karena lapangan, kami tidak bisa main bola bawah dan harus main jauh, itu sulit untuk Persipura. Lapangan sedikit rugikan tim kami," tambahnya.
Akibat kondisi lapangan tersebut, Lessa mengubah gaya bermain Persipura. Namun, Bhayangkara berhasil menang yang keduanya melalui bola mati.
"Kami mencoba mengubah formasi. Kedua tim main di tengah, dan kami salah dua kali, mereka bisa cetak gol. Mungkin kami harus konsentrasi tinggi lewat bola mati karena itu bisa kasih menang," jelasnya.
Meski begitu, Lessa menerima kekalahan timnya kali ini. Ia pun akan memperbaiki kekurangan yang ada demi mendongkrak posisi tim asal Papua tersebut.
"Sekarang kami akan kerja keras untuk pertandingan ke depan. Kami tidak bisa kembali lagi seperti ini dan langsung kerja untuk pertandingan ke depan," pungkasnya.
Baca Juga: Main di SUGBK, Persija Pede Ladeni Persela
Gagal mendulang poin di pekan 31, Persipura tertahan di posisi 13 dengan 41 poin. Sedangkan Bhayangkara berhasil menyamai koleksi poin Persib Bandung, 49, dan bertahan di posisi empat klasemen Liga 1 2018.
Tag
Berita Terkait
-
Paul Munster Resmi Bertahan di Bhayangkara FC, Siap Bangun Tim Lebih Garang Musim Depan
-
Persipura Respons Sanksi Tanpa Penonton Semusim: Sepak Bola Tanpa Suporter Kehilangan Jiwa
-
Persipura Jayapura Turut Rayakan Arsenal Juara Premier League
-
Kemenangan Jadi Harga Mati Bali United, Kado Penutup untuk Semeton Dewata
-
Stadion Lukas Enembe Ditutup Sementara Pascakerusuhan
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Video Viral Momen Memalukan Leon Goretzka Usai Jerman Dipecundangi Ekuador
-
Ritual Tanda Salib Lionel Scaloni dan Alasan Ogah Rayakan Gol Argentina
-
Iran vs Everybody di Piala Dunia 2026, Mehdi Taremi: Infantino Omong Kosong, FIFA Tak Adil
-
Kabar Duka! Wonderkid Venezuela Ditemukan Tewas di Tengah Reruntuhan Gempa
-
Hasil MLSC All-Stars 2026: Lewat Duel Sengit, Kudus Melaju ke Final Usai Taklukkan Surabaya
-
Heboh Video Kylian Mbappe Nyuruh Wasit Kasih Ban Kapten Tchouameni, Ternyata Ini Alasannya
-
Iran di Ujung Tanduk! Ini Skenario Team Melli Lolos atau Tersingkir dari Piala Dunia 2026
-
Rudi Garcia Puji Peran Pemain Senior Usai Belgia Tekuk Selandia Baru 5-1
-
Kecewa Indonesia Tak ke Piala Dunia 2026, Van der Sar Kagum Suporter MU Cilik Tanah Air
-
Pelatih Norwegia Akui Kehebatan Ousmane Dembele: Sentuhan Bolanya Begitu Sempurna