Suara.com - Pelatih AC Milan, Gennaro Gattuso memuji anak asuhnya yang bangkit dari ketertinggalan saat melawan tamunya Parma, Minggu (2/12/2018), di Stadion San Siro.
Setelah bermain tanpa gol di babak pertama, Parma membuka keunggulan lebih dulu saat babak kedua baru berjalan empat menit.
Berawal dari sepak pojok, Matteo Scozzarella mengirim umpan ke jantung pertahanan Milan. Assist Scozzarella disambut sundulan Roberto Inglese yang merobek jala gawang tuan rumah.
Tak mau dipermalukan di hadapan publiknya, Milan meningkatkan intensitas serangan.
Hasilnya pada menit 55, Patrick Cutrone melepaskan tendangan voli yang tak mampu dibendung kiper Luigi Sepe.
Gol kemenangan yang ditunggu-tunggu pasukan I Rossoneri akhirnya muncul di menit 71. Wasit memberikan hadiah penalti kepada Milan lantaran handsball yang dilakukan bek Parma, Alessandro Bastoni, di kotak terlarang.
Wasit lebih dulu melihat tayang pada VAR (video assistant referee) sebelum memberi keputusan hadiah penalti untuk Milan.
Franck Kessie yang menjadi eksekutor, tanpa kesulitan menjebol gawang Sepe yang salah menerka arah bola. Skor 2-1 untuk Milan bertahan hingga pertandingan usai.
Atas hasil positif ini, Gattuso pun memuji mental Gianluigi Donnarumma dan kawan-kawan yang pantang menyerah dan mampu membalikkan keadaan.
Baca Juga: Kalahkan Rea, Marquez Terpilih sebagai Pebalap Terbaik 2018
"Parma mencetak gol dari tembakan pertama mereka ke gawang. Hal seperti ini sudah jadi bagian dari pertandingan sepakbola," tutur Gattuso, dilansir dari laman resmi AC Milan.
"Kemenangan ini sangat berharga karena kami melawan tim yang bisa merepotkan kapanpun. Kami bermain sangat baik dalam menghadang serangan balik mereka," Gattuso menambahkan.
Raihan tiga poin tersebut membuat AC Milan naik ke peringkat keempat klasemen sementara Liga Italia, dengan poin 25.
AC Milan hanya terpaut empat poin dari tim sekotanya, Inter Milan, yang pada hari yang sama bermain imbang melawan AS Roma, dengan skor 2-2.
Berita Terkait
-
Gennaro Gattuso Dianggap Juru Selamat untuk Italia Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Cerita Istri Paulo Dybala Kontraksi di Tengah Laga Roma vs Juventus, Anak Pertama Lahir di Klinik
-
Masih Impresif di Usia 40 Tahun, Luka Modric Bikin Kaka Terkagum-kagum
-
Wasit Daniele Doveri Pimpin Derby della Madonnina, Galak ke Inter, Sering Untungkan AC Milan
-
Benarkah Striker Iran Mehdi Taremi Angkat Senjata Lawan AS-Israel? Begini Faktanya
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Jatuh Tertimpa Tangga! Kalah dari Getafe, 3 Pemain Real Madrid Dijatuhi Sanksi Berat
-
Pelatih Brighton Tuding Arsenal Lakukan Cara Haram untuk Raih Kemenangan
-
Gennaro Gattuso Dianggap Juru Selamat untuk Italia Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Here We Go! Mees Hilgers Sudah Bisa Lari Lagi, Siap Bela Timnas Indonesia?
-
Cerita Istri Paulo Dybala Kontraksi di Tengah Laga Roma vs Juventus, Anak Pertama Lahir di Klinik
-
Masih Impresif di Usia 40 Tahun, Luka Modric Bikin Kaka Terkagum-kagum
-
Terjebak di UEA, Rekan Thom Haye Teriak Minta Tolong: Kami Punya Bayi, Keluarkan Kami dari Sini
-
Dewa United Tertinggal dari Manila Digger, Rafael Struick Duduk Manis di Bangku Cadangan
-
Pierluigi Collina Samakan VAR dengan Pernikahan: Awalnya Cinta Mati Lalu Ribut Kecil
-
Teka Teki Pelatih Real Madrid Musim Depan Ada Titik Terang, Eks Chelsea Jadi Kandidat Terkuat