Suara.com - Pelatih Bhayangkara FC Simon McMenemy menyebutkan tanpa adanya Ilija Spasojevic tak membuat Bali United hilang ketajaman di lini depan. Kedua tim akan saling berhadapan di pekan pamungkas Liga 1 2018 di Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta, Sabtu (8/12/2018).
Simon mengaku tidak adanya Spaso julukan Spasojevic justru membuat dirinya akan kesulitan. Sebagai mantan pemain Bhayangkara FC, kelebihan dan kelemahan Spaso sudah diketahui oleh Simon McMenemy. Sebagaimana diketahui, Spaso absen karena cedera.
Pelatih asal Skotlandia itu menambahkan, Serdadu Tridatu tidak hanya diisi oleh Spaso seorang. Masih ada sosok Stefano Lilipaly, Nick van der Velden, dan Irfan Bacdim yang bisa merepotkan lini pertahanan The Guardian.
"Bukan keuntungan juga tanpa adanya Spaso, karena dia sudah pernah bersama kita. Jadi kami tahu cara main Spaso, kadang lebih sulit kalau lawan tim yang kita tidak tahu," kata Simon dalam jumpa pers sehari jelang laga.
"Mereka memang kehilangan Spaso, tapi masih ada Lilipaly, Irfan Bachdim, Nik van der Velden, mereka semua pemain berkualitas. Tanpa Spaso mungkin Bali United akan melakukan sedikit perubahan di lini depan. Jadi lebih sulit karena tidak tahu untuk memprediksinya," tambahnya.
Bhayangkara FC saat ini ada di posisi empat klasemen Liga 1 2018 dengan perolehan poin 50. Selisih satu poin dari Persib Bandung yang ada di urutan ketiga.
Bhayangkara berpeluang menutup kompetisi di posisi tiga jika berhasil mengalahkan Bali United, namun Persib harus kalah atau imbang saat melawan Barito Putera. Sementara Bali United ada di posisi 10 klasemen dengan perolehan poin 45.
Berita Terkait
-
Persija Buang Kemenangan di JIS, Pelatih Brasil Terpukul dan Siap Bangkit Lawan Bhayangkara FC
-
Nyaris Pensiun 3 Kali, Gelandang Bali United Blak-blakan Temukan Surga Karier di Indonesia
-
Ryo Matsumura Bersinar, Bhayangkara FC Siap Permanenkan dari Persija Jakarta
-
Pelatih Bali United Keluhkan Minimnya Persiapan Jelang Lawan Persis Solo
-
Bek Asing Persis Solo Bertekad Kalahkan Bali United Demi Keluar dari Zona Merah
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Cetak Banyak Gol, Andrew Jung Tegaskan Target Juara Bersama Persib
-
Dion Markx Anggap Sembilan Laga Sisa Seperti Final
-
Miro Petric Sebut Kondisi Fisik Layvin Kurzawa Semakin Bagus
-
Bojan Hodak Dukung Frans Putros Bawa Irak Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Adu Kuat Timnas Indonesia vs Bulgaria di FIFA Series 2026
-
3 Pemain Bulgaria yang Jadi Ancaman Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026
-
John Herdman Puji Kreativitas Ole Romeny Saat Timnas Indonesia Gilas Saint Kitts and Nevis
-
Calvin Verdonk Terpukau Atmosfer SUGBK Saat Timnas Indonesia Gulung Saint Kitts and Nevis
-
Jay Idzes Sebut Timnas Indonesia Sedang Membangun Sesuatu yang Lebih Besar Usai Bantai Saint Kitts
-
Head to Head Timnas Indonesia vs Bulgaria Jelang Bentrok di Final FIFA Series 2026