Suara.com - Manajer klub Madura United, Haruna Soemitro mengungkapkan jika pihaknya sengaja "ngebut" dalam merekrut pemain pada bursa transfer jelang bergulirnya Liga 1 2019. Haruna ingin persiapan skuat klub berjuluk Laskar Sape Kerrab lebih matang jelang dimulainya kompetisi.
"Kami harus cepat melakukan rekrutmen, karena ini masalah juga terkait dengan supply and demand," kata Haruna, seperti disitat dari ANTARA.
Haruna menjelaskan, kubu Madura United bergerak cepat lantaran klub-klub Liga 1 lainnya pasti juga giat mencari pemain.
"Kami harus bergerak cepat mencari pemain, karena juga jika terlambatm harganya akan selangit. Alhamdulillah, yang kami incar sepertinya mereka bersedia gabung dengan harga wajar," ungkap Haruna.
"Kami hadir saat mereka belum ditawar klub lain. Faktanya sekarang mereka ditawar dua kali lipat, karena demand sudah sangat tinggi," bebernya.
Madura United sendiri sejauh ini sudah merekrut tiga pemain jelang musim kompetisi 2019, yakni Dane Melovanovic, Andik Vermansah, dan M. Ridho.
Teranyar, Laskar Sape Kerrab juga telah tanda tangan kontrak dengan Fandry Imbiri yang sebelumnya bermain di Persebaya.
Berita Terkait
-
Seru! Fabrizio Romano vs Florian Plettenberg Saling Serang Gegara Yan Diomande
-
MU Datangkan Pemain Indonesia Keturunan Jerman
-
Alasan Persib Ngotot Rebut Mariano Peralta dari Persija
-
Madura United Datangkan Bek Tengah Vava Mario Yagalo, Siap Perkuat Lini Belakang
-
Juventus Resmi Rekrut Zeki Celik Gratis, Bek Serbabisa Turki Dikontrak hingga 2029
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Fashion Show dari Limbah hingga Bazar UMKM Ramaikan Alun-alun Cilegon
-
Ketika Penyandang Disabilitas Didorong Membangun Bisnis Berkelanjutan
-
KPK Tahan 4 Tersangka Baru Korupsi Asuransi Fiktif PT Pelni Rp263 Miliar
-
Limbah Sianida vs Kemarau Panjang: Saat Sungai Cikaniki Mati Rasa dan Warga Berjuang Demi Air Bersih
-
Askrindo Pertajam Strategi Pertumbuhan, Fokus Diversifikasi Produk hingga Digitalisasi
-
Optimalkan Pelayanan Publik, Mendagri: Pentingnya Penguatan Kapasitas & Dukungan Bagi Kepala Daerah
-
Nyaris Beredar! Polisi Gagalkan Distribusi 784 Ribu Butir Obat Keras Ilegal di Bandung
-
Semakin Praktis, Pembayaran Transportasi Umum Kini Cukup Tempel HP
-
Polisi Sita Parang hingga Golok Jelang Aksi Ribuan PSHT di Surabaya
-
Polda Jatim Bongkar Kasus Peretasan Ratusan Website Sekolah untuk Promosi Judi Online