Bukan Pemadaman Listrik PLN, Sabtu Malam Monas hingga Bundaran HI Bakal Gelap Gulita Selama 1 Jam

Jum'at, 18 September 2026 | 14:37 WIB
Suasana kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) saat pemadaman lampu dalam memperingati Hari Ozon Sedunia di Jakarta, tahun lalu. [ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra]
BACA 10 DETIK
  • Pemprov DKI akan memadamkan lampu serentak di lima wilayah pada 19 September 2026 pukul 20.30–21.30 WIB untuk memperingati Hari Ozon Sedunia.
  • Aksi pemadaman wajib dilakukan di gedung kantor pemerintah, fasilitas swasta, jalan protokol, dan tujuh ikon kota.
  • Langkah penghematan energi ini bertujuan melindungi lapisan ozon, menyusul keberhasilan aksi serupa sebelumnya.

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersiap menggelar aksi pemadaman lampu serentak selama satu jam penuh di lima wilayah kota administrasi.

“Aksi digelar di Jakarta pada Sabtu, 19 September 2026 pukul 20.30–21.30 WIB untuk memperingati Hari Ozon Sedunia,“ bunyi penjelasan resmi dari akun Instagram @dkijakarta dan @dinaslhdki, dikutip Jumat (18/9/2026).

Pemadaman lampu ini diwajibkan bagi seluruh gedung kantor Pemprov DKI Jakarta, dengan pengecualian ketat bagi fasilitas pelayanan kesehatan seperti rumah sakit, puskesmas, dan klinik.

Pihak pengelola gedung komersial swasta, pusat perbelanjaan, restoran, hotel, hingga kawasan apartemen juga turut dilibatkan dalam gerakan hemat energi ini.

Jalan protokol dan arteri di lima wilayah kota Jakarta, mulai dari koridor Sudirman-Thamrin, Yos Sudarso, Daan Mogot, Rasuna Said, hingga Perintis Kemerdekaan, akan dipadamkan pencahayaannya.

Tujuh simbol ikonik Jakarta, termasuk Monas, Bundaran HI, Patung Arjuna Wiwaha, Patung Pemuda, Patung Pahlawan, Patung Jenderal Sudirman, serta Gedung Balai Kota beserta atraksi air mancurnya dipastikan ikut padam sejenak.

Foto kolase suasana kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) saat sebelum (atas) dan sesudah (bawah) pemadaman lampu dalam memperingati Hari Ozon Sedunia di Jakarta, Sabtu (23/9/2023). [ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/aww]

Langkah ekologis berskala besar ini diselenggarakan sebagai manifestasi nyata untuk melindungi lapisan ozon sekaligus mereduksi beban energi bumi.

Pada gelaran serupa tertanggal 13 Juni 2026 lalu, aksi ini berhasil membukukan penghematan listrik mencapai 75,18 MWh dengan efisiensi biaya senilai Rp108.693.752.

Inisiatif tersebut secara nyata juga sukses memangkas emisi karbon di atmosfer hingga menyentuh angka 60,14 ton CO2e.

Melalui momentum ini, segenap warga ibu kota turut diajak berpartisipasi aktif dengan meluangkan waktu memadamkan lampu di tempat tinggal masing-masing.

“Mari ikut berkontribusi untuk kesehatan bumi,“ bunyi kalimat penutup dalam unggahan tersebut.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com