Suara.com - Di tahun 2019, tim nasional Inggris berpeluang besar untuk meraih trofi. Yaitu di ajang UEFA Nations League yang kini sudah memasuki fase empat besar atau semifinal.
Di sepanjang tahun 2018, timnas Inggris cukup sukses. Di ajang Piala Dunia 2018, Inggris berhasil merebut tempat ketiga menyusul kekalahan The Three Lions dari Kroasia di semifinal.
Konsistensi performa Inggris besutan Gareth Southgate usai Piala Dunia Rusia terlihat di ajang UEFA Nations League, di mana The Three Lions mencapai babak semifinal usai menyingkirkan Kroasia dan Spanyol dalam laga yang cukup dramatis.
Kapten timnas Inggris Harry Kane tidak ingin mensia-siakan peluang besar yang dimiliki timnya untuk memboyong trofi. Menurutnya, keberhasilan meraih gelar di gelaran pertama UEFA Nations League akan menjadi modal yang sangat berharga bagi The Three Lions untuk mengarungi Piala Eropa 2020 yang akan digelar di beberapa kota di penjuru dunia. Yang akan dimulai dari Roma, Italia, dan berakhir di London, Inggris.
"Nations League adalah kesempatan kami untuk meraih trofi. Jika kami menang (di semifinal), maka akan lebih mudah meraih kemenangan di pertandingan selanjutnya (final)," kata Kane seperti dilansir Telegraph.
"Kemenangan akan meningkatkan kepercayaan diri kami untuk tampil di Piala Eropa," sambungnya.
"Di tahun 2019 posisi kami cukup bagus, dan mudah-mudahan kami bisa mempertahankannya saat berlaga di Piala Eropa."
Di semifinal UEFA Nations League, Inggris akan berhadapan dengan Belanda. Pertandingan akan digelar di Estadio D Afonso Henriques, Guimaraes, Portugal, 7 Juni 2019.
Sedangkan laga semifinal lainnya, yang akan digelar pada 6 Juni 2019, mempertemukan Portugal dengan Swiss.
Baca Juga: Mantan Pemain Timnas Inggris Terima Penghargaan dari Ratu Inggris
Berita Terkait
-
Tertangkap Aksi Tutup Mulut, Ini Alasan Jude Bellingham Tak Dikartu Merah
-
Heboh Pub Favorit Pendukung Skotlandia di Boston Tutup Saat Hari Pertandingan Inggris
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Harry Kane Ungkap Masalah Utama Inggris Usai Ditahan Ghana di Piala Dunia 2026
-
5 Fakta Menarik Inggris Ditahan Ghana, Rekor Penguasaan Bola Tak Berbuah Kemenangan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey