Suara.com - PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) selaku manajemen Sriwijaya FC meminta penundaan jadwal pertandingan timnya di babak 32 besar Piala Indonesia 2018 karena saat ini klub sedang berbenah secara internal.
Seperti diketahui, Piala Indonesia 2018 memang memasuki babak 32 besar pada tahun 2019 ini. PSSI pun telah resmi merilis jadwal total 16 pertandingan di fase ini dengan format kandang-tandang dalam dua leg.
Sriwijaya FC sendiri diundi bertemu klub gurem, PS Keluarga USU Medan. Rencananya Sriwijaya akan menjadi tuan rumah terlebih dahulu pada leg pertama di Stadion Gelora Jakabaring, Palembang, 22 Januari mendatang.
Sementara Keluarga USU Medan akan gantian menjadi tuan rumah pada leg kedua yang akan dihelat di Stadion USU Medan, 30 Januari 2019.
Sekretaris Perusahaan PT SOM, Faisal Mursyid menjelaskan jika alasan pengajuan penundaan atau pergeseran jadwal tersebut lantaran terjadinya peralihan pemegang saham mayoritas PT SOM pada 14 Januari 2019.
Selain itu, lanjutnya, saat ini jajaran PT SOM tengah menjalani persiapan dan pelaksanaan proses konsolidasi serta perubahan komposisi manajemen pada Rapat Umum Pemegang Saham - Luar Biasa (RUPS-LB) yang akan dilaksanakan PT SOM.
"Usulan sudah kita layangkan kepada PSSI melalui Sekretaris Jendral (Sekjen) di Jakarta. Mudah-mudahan disetujui," kata Faisal di Palembang, Selasa (15/1/2019).
"Dengan kondisi yang terjadi di jajaran internal manajemen Sriwijaya, tentu PSSI dapat mengambil kebijakan yang terbaik. Kita usulkan menunda selama dua bulan dari jadwal yang ada, agar tim dapat bermain dengan maksimal," pungkasnya.
Kontributor : Andhiko Tungga Alam
Baca Juga: Wah! Real Betis Jadi Ujian Indra Sjafri untuk Dapatkan Lisensi AFC Pro
Berita Terkait
-
I.League Siapkan League Cup Musim Depan, Bukan Piala Indonesia
-
I.League Bocorkan Persiapan Kembalinya Piala Indonesia, Sinkronisasi Jadwal Jadi Kunci
-
Piala Indonesia Segera Bangkit? I.League Buka Suara soal Jadwal Padat
-
Piala Indonesia Tak Kunjung Bergulir Lagi, I.League Bongkar Alasan
-
Piala Presiden 2026: PSSI Rajin Garap Turnamen "Hura-Hura", Lupa Prioritas Piala Indonesia
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026, Zico: Kalau Vinicius Cs Kalah Saya Tidak Sedih
-
Lakon Aneh Piala Dunia 2026: Aljazair dan Austria Main Mata untuk Singkirkan Iran?
-
Skenario Ronaldo vs Messi di Piala Dunia 2026: Final atau Perebutan Juara 3
-
Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Tanjung Verde Viralkan Nyanyian 1 Persen
-
Steve Clarke Resmi Mundur usai Skotlandia Tersingkir dari Piala Dunia 2026
-
Untuk Pertama Kali Sejak 20 Tahun Lalu, Lionel Messi Harus Rasakan Hal Ini
-
Tua-tua Keladi! Luka Modric Cetak Rekor Fenomenal di Piala Dunia
-
Neymar Hamburkan Rp17 Miliar di Piala Dunia 2026, Beli Jam Mewah di New York
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Tak Mampu Cetak Gol, Portugal Gagal Menang Cristiano Ronaldo Ucap Dua Kata