Bola / Bola Indonesia
Jum'at, 15 Mei 2026 | 13:03 WIB
Trofi Piala Indonesia 2018 (Suara.com / Adie Prasetyo)
Baca 10 detik
  • PSSI dan operator liga sedang membahas rencana penyelenggaraan kembali turnamen Piala Indonesia setelah sempat vakum sejak edisi tahun 2019.
  • Pihak pengelola masih mempertimbangkan kepadatan jadwal kompetisi musim depan agar tidak mengganggu partisipasi klub di ajang internasional.
  • Piala Indonesia direncanakan kembali untuk meningkatkan menit bermain bagi para pemain muda serta pemain pelapis di setiap klub.

Suara.com - Kerinduan pecinta sepak bola nasional terhadap ajang Piala Indonesia tampaknya mulai menemukan titik terang. Turnamen yang mempertemukan klub-klub dari berbagai kasta kompetisi itu kembali masuk dalam pembahasan serius antara operator liga dan PSSI.

Seperti diketahui, Piala Indonesia sudah cukup lama vakum dari kalender sepak bola nasional.

Edisi terakhir berlangsung pada 2019 dengan melibatkan tim dari Liga 1 hingga Liga 3. Saat itu, PSM Makassar sukses keluar sebagai juara usai tampil impresif sepanjang turnamen.

Setelah sempat menghilang selama beberapa tahun, harapan kembalinya kompetisi tersebut kembali mencuat. Direktur Operasional I.League, Asep Saputra, mengungkapkan bahwa wacana menggulirkan kembali Piala Indonesia memang sedang dipersiapkan.

"Saya pikir ini sudah disampaikan juga kalau tidak salah bulan lalu oleh Pak Ketum (PSSI, Erick Thohir). Menyampaikan liga sudah hadir, waktu itu saya sampaikan nanti pada waktunya, karena saat itu memang kita baru menyampaikan," kata Asep kepada awak media.

Jadwal Kompetisi Jadi Kendala

Meski demikian, Asep menegaskan masih ada sejumlah aspek penting yang harus dibahas secara matang, terutama terkait padatnya jadwal kompetisi musim depan.

Menurutnya, kehadiran Piala Indonesia otomatis akan menambah jumlah pertandingan yang harus dijalani setiap klub.

Situasi itu menjadi tantangan tersendiri, khususnya bagi klub-klub papan atas Super League yang juga tampil di kompetisi Asia maupun Asia Tenggara.

Baca Juga: Bikin Heboh! Eks Kiper Timnas Belanda Beri Kode Pensiun di Indonesia, Apa Alasannya?

"Kami mencari slotnya seperti apa, kalau memungkinkan, karena padat sekali untuk dimasukkan di situ," ujar Asep.

Selain mempertimbangkan kalender pertandingan, I.League juga melihat Piala Indonesia sebagai ajang penting untuk meningkatkan menit bermain pemain. Kompetisi tambahan dinilai bisa membuka lebih banyak kesempatan tampil, terutama bagi pemain muda dan pemain pelapis.

"Ini sejalan dengan yang Pak Ketum sampaikan, bahwa boleh saja akan digelar, tetapi kita harus melihat seperti apa realisasinya," ucap Asep.

"Jadi, pada waktunya akan kami sampaikan dan informasikan," pungkasnya.

Load More