- PSSI dan operator liga sedang membahas rencana penyelenggaraan kembali turnamen Piala Indonesia setelah sempat vakum sejak edisi tahun 2019.
- Pihak pengelola masih mempertimbangkan kepadatan jadwal kompetisi musim depan agar tidak mengganggu partisipasi klub di ajang internasional.
- Piala Indonesia direncanakan kembali untuk meningkatkan menit bermain bagi para pemain muda serta pemain pelapis di setiap klub.
Suara.com - Kerinduan pecinta sepak bola nasional terhadap ajang Piala Indonesia tampaknya mulai menemukan titik terang. Turnamen yang mempertemukan klub-klub dari berbagai kasta kompetisi itu kembali masuk dalam pembahasan serius antara operator liga dan PSSI.
Seperti diketahui, Piala Indonesia sudah cukup lama vakum dari kalender sepak bola nasional.
Edisi terakhir berlangsung pada 2019 dengan melibatkan tim dari Liga 1 hingga Liga 3. Saat itu, PSM Makassar sukses keluar sebagai juara usai tampil impresif sepanjang turnamen.
Setelah sempat menghilang selama beberapa tahun, harapan kembalinya kompetisi tersebut kembali mencuat. Direktur Operasional I.League, Asep Saputra, mengungkapkan bahwa wacana menggulirkan kembali Piala Indonesia memang sedang dipersiapkan.
"Saya pikir ini sudah disampaikan juga kalau tidak salah bulan lalu oleh Pak Ketum (PSSI, Erick Thohir). Menyampaikan liga sudah hadir, waktu itu saya sampaikan nanti pada waktunya, karena saat itu memang kita baru menyampaikan," kata Asep kepada awak media.
Jadwal Kompetisi Jadi Kendala
Meski demikian, Asep menegaskan masih ada sejumlah aspek penting yang harus dibahas secara matang, terutama terkait padatnya jadwal kompetisi musim depan.
Menurutnya, kehadiran Piala Indonesia otomatis akan menambah jumlah pertandingan yang harus dijalani setiap klub.
Situasi itu menjadi tantangan tersendiri, khususnya bagi klub-klub papan atas Super League yang juga tampil di kompetisi Asia maupun Asia Tenggara.
Baca Juga: Bikin Heboh! Eks Kiper Timnas Belanda Beri Kode Pensiun di Indonesia, Apa Alasannya?
"Kami mencari slotnya seperti apa, kalau memungkinkan, karena padat sekali untuk dimasukkan di situ," ujar Asep.
Selain mempertimbangkan kalender pertandingan, I.League juga melihat Piala Indonesia sebagai ajang penting untuk meningkatkan menit bermain pemain. Kompetisi tambahan dinilai bisa membuka lebih banyak kesempatan tampil, terutama bagi pemain muda dan pemain pelapis.
"Ini sejalan dengan yang Pak Ketum sampaikan, bahwa boleh saja akan digelar, tetapi kita harus melihat seperti apa realisasinya," ucap Asep.
"Jadi, pada waktunya akan kami sampaikan dan informasikan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Duh Persebaya Surabaya Punya Rekor Buruk di Stadion Agus Salim, Bisa Putus?
-
Head to Head Semen Padang vs Persebaya Surabaya: Laga Pamit Kabau Sirah
-
Ambisi Hattrick Juara Persib: Dedi Kusnandar Siap Jadi 'Tumbal' Taktik Bojan Hodak di Dua Laga Sisa!
-
Gagal Promosi Super League, Deltras FC Justru Hattrick Raih Lisensi AFC
-
Sonny Stevens Beri Sinyal Ingin Pensiun Bersama Dewa United
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
-
Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026
-
Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina
-
Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar
-
Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi
-
4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil