Suara.com - Serge Aurier tidak masuk dalam line-up ketika Tottenham Hotspur menjamu Manchester United di Stadion Wembley, Senin (13/1/2019).
Dilasir dari Scoresway, Aurier tidak masuk dalam daftar pemain pertandingan bukan karena tengah dibekap cedera atau pun tidak dipilih oleh manajer Mauricio Pochettino. Akan tetapi, nama Aurier tidak bisa dimasukkan dalam daftar lantaran pemain berusia 26 tahun itu ditangkap polisi.
Aurier ditangkap kepolisian Hertfordshire karena dicurigai melakukan tindak kekerasan. Akan tetapi, pemain itu dilepas tanpa adanya tuntutan.
"Seorang lelaki berusia 26 tahun dari Brookmans Park ditangkap karena dicurigai melakukan tindak kekerasan. Lelaki tersebut kemudian dibebaskan tanpa tuntutan lebih lanjut," bunyi pernyataan resmi kepolisian Hertfordshire.
Menanggapi insiden tersebut, tanpa keterangan rinci, juru bicara Tottenham Hotspur mengatakan jika klub mengetahui masalah itu dan menegaskan jika sang pemain dibebaskan tanpa dakwaan.
"Kami sadar dengan insiden yang menimpa Serge Aurier akhir pekan ini, dan penting bagi kami untuk memperjelas keadaan bahwa sang pemain sudah dibebaskan tanpa dakwaan."
Pertandingan antara Tottenham Hotspur vs Manchester United di Wembley pun berakhir dengan kemenangan tipis Setan Merah 0-1. Marcus Rashford menjadi pahlawan kemenangan MU lewat gol tunggalnya di menit 44.
Gagal mendulang poin di pekan 22, Tottenham yang mengantongi 48 poin bertahan di posisi tiga klasemen sementara Liga Inggris. Sementara Setan Merah juga masih menempati posisi enam klasemen dengan koleksi 41 poin.
Baca Juga: Dipermalukan MU, Manajer Spurs: Saya Puas!
Berita Terkait
-
Lolos Liga Champions, Gaji Bruno Fernandes Cs di Manchester United Langsung Naik!
-
Ditahan Imbang Everton, Pep Guardiola Pasrah Soal Perburuan Gelar Juara
-
Barcelona Siap Sikut MU dan Arsenal Demi Bintang Muda Bournemouth Rp1,4 Triliun
-
Klasemen Liga Inggris: Manchester City Tertahan, Chelsea Gagal ke Liga Champions
-
Manchester City Gagal Pangkas Jarak dari Arsenal Usai Ditahan Everton 3-3
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002
-
Paul Van Himst, 'The White Pele' dari Belgia yang Mengukir Keabadian
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji
-
Eusebio Sang Black Panther Portugal: Ketajaman Abadi di Panggung Piala Dunia 1966
-
Gaji 4 Bulan Belum Dibayar, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Lawan Dewa United
-
Didier Drogba Legenda Pantai Gading: Predator Paling Mematikan dalam Sejarah Piala Dunia
-
Pemain PSBS Biak Tinggalkan Klub Lebih Awal Sambil Bawa Kantong Kresek Merah, Ada Apa?
-
Kontroversi Harga Tiket Piala Dunia 2026, FIFA: Sesuai Pasar Amerika Utara
-
Pavel Nedved Si Meriam Ceko: Jenderal Lapangan Tengah dengan Tendangan Roket Mematikan
-
Metode Matematika Prediksi Cristiano Ronaldo Menangis di Final Piala Dunia 2026, Siapa Juaranya?