Suara.com - Pelatih timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri menyebutkan anak asuhannya masih banyak kekurangan. Padahal, sebelumnya pelatih asal Sumatera Barat itu menyebutkan ada perkembangan signifikan yang ditunjukan oleh Garuda Muda.
Timnas Indonesia U-22 sudah menjalani pemusatan latihan sejak 7 Januari lalu. Sebanyak 35 dari 38 pemain ikut serta di pemusatan latihan ini.
Tiga pemain absen karena belum dilepas oleh klubnya masing-masing. Mereka adalah Egy Maulana Vikri (Lechia Gdanks), Ezra Walian (RKC Waalwijk), dan Saddil Ramdani (Pahang FA).
"Ya banyak lah (kekurangan). Kalau kita tim Jerman mungkin tidak ada yang harus dibenahi, tapi ini Indonesia jadi semuanya harus dibenahi," kata Indra Sjafri usai memimpin latihan di Stadion Madya, Senayan, Jumat (18/1/2019).
Rencananya, Indra akan mencoret delapan pemain besok, Sabtu (9/1/2019). 30 pemain tersisa akan ikut ke pemusatan tahap berikutnya yang mulai fokus untuk ke Piala AFF U-22 2019.
"Seperti yang saya bilang, mungkin kita kerucutkan menjadi semakin kecil. Jadi kita semakin tau siapa yang cocok kita ajak latihan selanjutnya," tambahnya.
"Hari ini adalah sesi kelima minggu ini dan kita tunggu besok, satu sesi latih internal game dan siangnya kita tentukan siapa-siapa yang kita kembalikan," pungkasnya.
Piala AFF U-22 akan dimulai pada 17 Februari mendatang. Pasukan Merah Putih tergabung di Grup B bersama dengan tuan rumah Kamboja, Myanmar, Singapura, dan Malaysia.
Baca Juga: Satgas Anti Mafia Bola Akan Periksa Manager Madura FC
Berita Terkait
-
Indra Sjafri Bagikan Tips agar Anak Bisa Jadi Pesepak Bola Profesional
-
Dicoret dari Skuad FIFA Matchday, Ini Respons Dewasa Egy Maulana Vikri
-
Ungkap Kesan Perdana, Egy Maulana Vikri Taruh Harapan Besar pada Timnas Indonesia Era John Herdman
-
Egy Maulana Vikri Tak Pilih-pilih Ajang, Siap Bela Timnas Indonesia di Piala AFF atau FIFA Matchday
-
Egy Maulana Vikri Senang Persaingan di Timnas Indonesia Makin Ketat, Ini Alasannya
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur