Suara.com - Indra Sjafri mengaku lebih nyaman menukangi timnas Indonesia U-22 ketimbang saat dirinya masih menjadi juru taktik tim nasional U-19. Menurutnya, timnas U-22 lebih mudah diatur.
Indra mengatakan para pemain timnas Indonesia U-22 sudah berada di level profesional. Dari segi pendapatan, tentu para pemain sudah dikontrak oleh klub yang menuntut bersikap profesional.
Hal tersebut berdampak saat membela tim nasional. Oleh karenanya, mudah bagi Indra mengatur para pemain-pemainnya saat ini.
"Pelan-pelan saya mulai move on dari U-19 ke U-22, karena dari sisi pengorganisasian, anak-anak U-22 sudah bermain di level profesional. Mereka sudah punya pendapatan yang jelas, sedikit mapan dan masalah yang kalau uang saku semua untuk mereka tidak jadi masalah," kata Indra Sjafri di Stadion Patriot, Bekasi, Rabu (6/2/2019).
"Jadi saya berhadapan dengan pemain-pemain yang profesional, yang betul-betul sudah punya kontrak dengan klub. Jadi memudahkan saya untuk mengorganisir mereka," tambahnya.
Sejak menukangi timnas Indonesia U-22, Indra melihat perkembangan anak asuhannya cukup bagus. Termasuk beberapa pemain anyar yang baru bergabung ke pemusatan latihan.
"Kejutan juga, yah. Beberapa pemain baru misalnya contoh si (Rifal) Lastori, terus Beni (Oktaviansyah), terus Sani (Rizki Fauzi) kita patut bersyukur. Mudah-mudahan saya bisa lagi memunculkan bintang baru asalkan mereka mau kerja keras, belajar dan punya visi ke depan," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Berlatih 2 Kali Sehari, Shin Tae-yong Pakai Metode Timnas Indonesia di Persija
-
Timnas Indonesia Bakal Turun dengan Kekuatan Penuh di FIFA ASEAN Cup, Negara Tetangga Was-was
-
Prestasi Merosot, Timnas Indonesia Mulai Kehilangan Kepercayaan Suporter?
-
Deretan Kemenangan Epik Timnas Indonesia di Momen Perayaan HUT RI 17 Agustus
-
Jakarta Mulai Bersiap, 2 Lapangan Disiapkan untuk FIFA ASEAN Cup 2026
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Niat Jual Motor di Facebook, Warga Bandar Lampung Malah Apes: Scoopy Rp22 Juta Melayang
-
Sempat Dikira Gabung Klub Spanyol, Ini Fakta Pahit Marselino Ferdinan di Sevilla
-
Jurnalis Dihadang di TPS Ilegal Cilincing, Pramono Anung Siap Kerahkan Aparat untuk Pendampingan
-
Gen Z Putus Asa dan Stres Susah Cari Kerja, 40 Persen Sarjana Jadi Pengangguran di India
-
Ketum PSSI-nya India: Lawan Brasil Lebih Bergengsi Dibanding Hadapi Timnas Indonesia
-
Review Second Sister: Ketika Cyberbullying Mengubah Hidup Seseorang
-
Pedoman Hari Pramuka 2026 Sesuai Panduan Resmi Kwarnas, Simak Ketentuannya
-
BNN Gerebek 101 Billiard & Caf Tegal, Temukan Ekstasi Sabu dan 9 Orang Positif Narkotika
-
Novel Witch Bakery: Toko Roti Pengantar Jiwa, Kisah Haru Para Arwah Hewan
-
Kami Cari Lawan yang Lebih Kuat! India Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026