Suara.com - Sriwijaya FC memastikan tiker ke babak 16 besar Piala Indonesia setelah bermain imbang saat melakoni laga tandang leg kedua babak 32 besar melawan PS Keluarga USU Medan di Stadion Mini USU, Medan, Kamis (7/02/2019).
Kendati harus berbagi skor 1-1 dengan tuan rumah, namun Sriwijaya tetap berhak melenggang berkat keunggulan agregat 7-3. Ini setelah dalam leg pertama tim berjuluk Laskar Wong Kito itu sukses membungkam PS Keluarga USU Medan dengan skor 6-2 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ), Palembang pada akhir bulan lalu.
Di Medan, gol pembuka bagi tim tamu dilesakkan lewat sundulan kepala Andes Winata pada menit 25. Sementara di penghujung babak kedua, PS Keluarga USU Medan berhasil menyamakan kedudukan lewat kaki Yowanda.
Pelatih Sriwijaya FC, Hartono Ruslan pun mengaku senang dengan hasil yang diraih Bobby Satria dan kolega tersebut. Menurut Hartono, ia memang menginstruksikan kepada seluruh pemain untuk tetap fokus dan konsentrasi meski pada pertemuan sebelumnya Sriwijaya berhasil menang telak.
"Sejak awal kita minta kepada tim untuk tetap fokus, bermain normal dan tetap mengincar kemenangan," kata Hartono saat dihubungi di Medan, Kamis (7/2/2019).
Menurut Hartono, hasil imbang ini diraih dengan kekuatan yang maksimal mengingat lapangan yang digunakan tidak terlalu baik. Kondisi tersebut membuat tim sedikit kesulitan untuk mengembangkan permainan.
Tak hanya itu, PS Keluarga USU Medan pun memiliki tim yang cukup baik lantaran didominasi oleh pemain pemain muda.
"Semangat mereka masih cukup baik. Kecepatan juga tinggi. Dan ini mereka terapkan di kedua sisi (sayap) mereka. Kita sedikit kerepotan dengan serangan serangan yang mereka lancarkan pada laga tadi," pungkas Hartono.
Kontributor : Andhiko Tungga Alam
Baca Juga: Real Madrid Tahan Barcelona, Solari Puji Performa Vinicius Setinggi Langit
Berita Terkait
-
Piala Presiden 2026: PSSI Rajin Garap Turnamen "Hura-Hura", Lupa Prioritas Piala Indonesia
-
PSSI akan Hadirkan Kompetisi Baru untuk Musim Depan, Piala Indonesia?
-
Selamat Tinggal, Sriwijaya FC Degradasi ke Liga 3
-
Alex Noerdin Wafat, 3 Jejaknya di Sepak Bola: Dari Sriwijaya FC hingga Coba Datangkan Ronaldinho
-
Sriwijaya FC Dibantai 15-0, Inilah Deretan Kekalahan Terbesar Sepanjang Sejarah Liga Indonesia
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Timnas Argentina di Piala Dunia 2026: Daftar Pemain, Statistik, Jadwal Pertandingan
-
Timnas Indonesia Siapkan Senjata Rahasia, Jepang hingga Qatar Bisa Kaget di Piala Asia 2027!
-
4 Fakta Penting Sebulan Jelang Kick Off Piala Dunia 2026
-
Isyarat Ancelotti Jadikan Neymar Jimat Ruang Ganti Brasil di Piala Dunia 2026
-
Sebulan Jelang Piala Dunia 2026, Timnas Paling Dijagokan Juara Berdasarkan Analisa Ahli
-
Kritik Tajam Pep Guardiola Jelang Man City vs Crystal Palace: Saya Sama Sekali Tak Percaya VAR!
-
Marc Guehi Tegaskan Peluang Juara Manchester City Ada di Tangan Sendiri
-
Cristian Chivu Minta Inter Milan Fokus Hadapi Lazio di Final Piala Italia
-
Belum Puas Juara, Hansi Flick Targetkan Barcelona Raih 100 Poin
-
Profil Timnas Ghana: Wakil Afrika yang Nyaris Bikin Sejarah di Piala Dunia