Suara.com - Pelatih Paris Saint Germain Thomas Tuchel tetap membumi meski skuatnya meraih kemenangan 2-0 atas tuan rumah Manchester United. Tuchel mengingatkan skuatnya bahwa ini baru setengah pertandingan 16 besar Liga Champions.
Bertandang ke Old Trafford, Rabu (13/2/2019) dini hari WIB, PSG mampu menunjukkan dominasinya. Gol Presnel Kimpembe dan Kylian Mbappe memastikan MU merasakan kekalahan pertamanya di tangan caretaker manajer Old Gunnar Solskjaer.
PSG tampil tanpa dua bintangnya Neymar dan Edinson Cavani saat menghadapi MU di leg pertama ini. Namun mantan pemain MU, Angle Di Maria mampu memainkan perannya dengan baik dengan membuat dua assist bagi kemenangan PSG.
Meski PSG meraih hasil meyakinkan namun Tuchel mengingatkan skuatnya masih ada leg kedua di Paris pada 6 Maret nanti. "Kami tahu kami mampu menang, tetapi mereka juga mampu menang di Paris," kata pelatih PSG ini seperti dilansir Scoresway.
"Itulah inti dari olahraga, saat kami bermain di Liga Champions. Sekarang tentu saja kami akan menikmati ini tetapi besok kita mulai mempersiapkan pertandingan melawan Saint-Etienne dan kemudian melawan Manchester United."
"Kami tidak boleh berpuas diri dan mulai berpikir tentang perempat final karena ini baru setengah pertandingan. Ini 2-0, hasil yang baik, tetapi baru di babak pertama dan tak ada tim yang pernah lolos setelah satu perempat final."
"Kami harus siap untuk bekerja keras dengan pendekatan dan mental yang sama, bekerja keras bersama, untuk mempersiapkan debgan baik dan menempatkan diri kita dalam posisi yang baik untuk menang lagi," kata Tuchel.
Berita Terkait
-
Lepas Bek Layvin Kurzawa, Persib Bandung Ucap Pesan Menyentuh
-
Sumber: Gelandang Atalanta Ederson Sepakat Gabung Manchester United Senilai Rp 845 Miliar
-
Efek Domino Kedatangan Ederson, MU Langsung Tendang 3 Pemain ke Daftar Jual
-
Manchester United Capai Kesepakatan Rekrut Ederson dari Atalanta
-
Bintang Manchester United Yakin Timnas Inggris Bisa Juara Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
Terkini
-
Murka Ronald Koeman Usai Belanda Ditekuk Aljazair di Rotterdam
-
Viral! Jingkrak-jingkrak dan Tangis Pemain Klub Korut Saat Bertemu Kim Jong-un
-
Mau Jersey Legendaris Pele saat Final Piala Dunia 1958? Cukup Siapkan Uang Segini
-
FIFA Harus Bertindak! Pemain Timnas Putri Palestina Diseret Israel ke Penjara
-
Belanda Takluk dari Aljazair, Alaram Bahaya De Oranje Jelang Piala Dunia 2026
-
Lepas Bek Layvin Kurzawa, Persib Bandung Ucap Pesan Menyentuh
-
Mengejutkan! Mirza Mustafic Tinggalkan Bali United, Ekspatriat Kedua yang Hengkang
-
Bawa Nama PSIM Yogyakarta, Rahmatzoda Merasa Terhormat Kembali ke Timnas Tajikistan
-
Menanti Magis Patrik Schick di Piala Dunia 2026: Bola Mati dan Kolektivitas Jadi Kunci Republik Ceko
-
Tanpa Sehelai Benang Model Brasil Tempeli Tubuhnya dengan Stiker Piala Dunia