Suara.com - Sekretaris Jenderal Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Ratu Tisha Destria mengatakan mulai tahun 2019, setiap klub di Liga 1 Indonesia wajib mempunyai empat tim, yaitu tim elit pro akademi U-16, U-18, U-20, dan senior.
"Hal itu termasuk program pengembangan pemain muda PSSI yang disahkan di kongres," ujar Ratu Tisha di Jakarta, Rabu (13/2/2019).
Dia melanjutkan, untuk melancarkan berjalannya program tersebut, PSSI menjalin komunikasi dengan semua klub. Pembahasan lebih detail terkait hal itu akan dilakukan PSSI dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) PT Liga Indonesia Baru yang rencananya digelar Senin (18/2/2019).
"Ini merupakan tantangan yang harus dibicarakan dengan duduk bersama dengan klub, terutama dari dari sisi logistik, investasi pengembangan usia muda, komitmen mereka seperti apa," tutur Ratu Tisha.
Setelah menggelar Liga 1 U-19 pada tahun 2017-2018 dan Liga U-16 pertama sepanjang sejarah di tahun 2018, PSSI terus menggencarkan kompetisi sepak bola usia dini.
Di tahun 2019, PSSI menjadwalkan adanya Liga 1 U-16, U-18, serta U-20 yang menggantikan U-19 yang harus diikuti oleh semua klub peserta Liga 1.
Menurut Ratu Tisha, hal itu dilakukan agar setiap anak Indonesia yang berbakat memiliki jalan yang jelas untuk menjadi pemain tim nasional. "Jadi anak-anak tahu caranya bagaimana masuk timnas," tutur dia.
Ratu Tisha menerangkan jalan seorang anak menuju tim nasional berawal dari turnamen remaja Piala Soeratin di tingkat provinsi. Kemudian, yang terbaik dari sana akan menapaki jenjang elite pro akademi di liga U-16 ataupun U-18.
Di sini, para pemain terpilih akan diikutsertakan ke program Garuda Select yang diberangkatkan ke luar negeri selama beberapa bulan.
Baca Juga: Kantor PSSI Digeledah, Ratu Tisha: Tidak Ada yang Kami Tutup-tutupi
Yang tidak terpilih, dapat melanjutkan karier di kompetisi kelompok umurnya masing-masih, entah itu di U-16, U-18, U-20 ataupun di Liga 1 Indonesia sebagai tingkatan tertinggi.
"Artinya mereka bisa terus berkompetisi walau tidak berada di timnas. Yang tidak masuk timnas U-16, misalnya, dapat terus mengasah kompetisinya di liga untuk diseleksi ke timnas U-18 dan seterusnya," kata Ratu Tisha seperti dimuat Antara.
Berita Terkait
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Nasib Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 di Tangan Singapura, Erick Thohir Singgung Target
-
Mirip-mirip Kantor PSSI Era Jokdri, Kantor KFA Digerebek Polisi Usut Dugaan Nepotisme
-
Ditekuk Vietnam, PSSI Bakal Rekrut Pemain Arsenal hingga Stuttgart ke Timnas Indonesia?
-
PSSI Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir Singgung Bantuan Rp88 Miliar dari FIFA
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Dari Mobil Futuristik hingga Hiburan, Ini Serunya GIIAS 2026
-
Rekan Setim Bongkar Duduk Perkara Konflik Mees Hilgers vs FC Twente, Dua-duanya Kepala Batu
-
Belajar dari Medsos, Remaja 14 Tahun Akhiri Nyawa 8 Orang Termasuk Keluarganya
-
BRI Danareksa Revisi Turun Target Harga Saham BRMS, Kinerja Jadi Sebab
-
Ulasan 'Kapan Kau Bilang Wo Ai Ni?' : Jodoh Ada di Tangan Ibu dan Camer
-
Anggaran Riau Terbatas, SF Hariyanto Ogah Bebani Rakyat dengan Pajak Baru
-
Ikut JETE Run 2026 di Surabaya, Beli Tiketnya Lebih Hemat Pakai BRImo
-
Review Sepeda Gunung Polygon Xtrada 5, Cek Kelebihan dan Kekurangannya di Sini
-
Ole Romeny Cetak Gol, Pelatih PSV Murka dengan Kelakuan Pemain Keturunan Indonesia
-
Terdeteksi 198 Titik Panas di Riau, Terbanyak Kedua se-Sumatera