Suara.com - Skuat Garuda Muda yang tergabung dalam program Garuda Select di Inggris terus menunjukkan perkembangan. Para pemain Timnas Indonesia U-17 tersebut pun semakin menambah pundi-pundi gol dalam setiap laga uji coba.
Program Garuda Select adalah sebuah program kerjasama antara PSSI dengan Supersoccer untuk mengirim 24 pemain berusia di bawah usia 17 tahun guna mengikuti pelatihan standar Eropa di Inggris selama enam bulan.
Program itu sendiri sudah berjalan sekitar hampir dua bulan sejak Januari 2019 lalu. Para pemain yang dibawa pun bukan hanya mendapat pelatihan, melainkan juga menjalani sejumlah laga uji coba dengan tim lokal yang ada di sana.
Para pemain Garuda Select yang diisi oleh pemain seperti Bagus Kahfi, Bagus Kaffa, Mochamad Supriadi dan kawan-kawan sudah melakoni empat kali laga uji coba. Mereka telah melawan Wallsall FC U-17 sebanyak dua kali, Macclesfield FC U-17, dan MK Dons U-17.
Hasilnya, tim Garuda Select memperoleh hasil dua kali kemenangan dan sisanya satu kali imbang dan kalah. Dari empat laga uji coba itu, Mochammad Supriadi menjadi pemain yang cukup mencuri perhatian. Pemain kelahiran Surabaya itu saat ini menjadi top skor sementara tim Garuda Select.
Supriadi saat ini telah mengoleksi 5 gol dari empat laga tersebut. Ia mencetak 2 gol ketika berhadapan dengan Walsall FC U-17 (laga pertama dan kedua), serta mencatatkan hattrick saat berhadapan dengan Macclesfield U-17.
Torehan gemilang Supriadi juga diikuti oleh rekan satu timnya. Nama pemain seperti Amanar Abdillah, Sutan Zico, dan Bagas Kaffa juga turut mencetak gol dalam empat laga yang dimainkan tim Garuda Select.
Amanar Andillah tercatat telah menciptakan empat gol. masing-masing dua gol ia ciptakan ketika melawan Walsall FC U-17 dan Macclesfield U-17. Sedangkan Sutan Zico dan Bagas Kaffa mencatatakan dua gol.
Dua gol Sutan Zico tercipta saat Garuda Select melawan MK Dons U-17 dan Macclesfield U-17. Sedangkan dua gol Bagas Kaffa dicetak ketika melawan Walsall FC dan Macclesfield U-17.
Baca Juga: Kiper Garuda Select Ini Bongkar Cara Gagalkan Penalti Pemain Inggris
Bolatimes/Andiarsa Nata
Tag
Berita Terkait
-
Mendominasi! 3 Klub Inggris Sukses Tembus Final Tiga Kompetisi Berbeda di Eropa
-
Kabar Langit bagi Chelsea: Dua Bintang Besar Pulih Jelang Lawan Liverpool
-
Prediksi Timnas Indonesia U-17 vs Qatar: Peluang Emas Patahkan Rekor Buruk 40 Tahun Terakhir
-
Bobby Moore: Legenda dan Kapten Ikonik Timnas Inggris di Piala Dunia
-
Timnas Indonesia U-17 Bisa Segel Tiket ke Piala Dunia, Ini Hitung-hitungannya
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Timnas Indonesia Lawan Oman dan Mozambik di GBK Untuk Dongkrak Ranking FIFA Juni 2026
-
Marc Klok Persilakan Bobotoh Hadir, Jakmania Layangkan Protes Keras ke Erick Thohir
-
Persija Punya Modal Berharga Buat Bongkar Pertahanan Persib Bandung
-
Donald Trump Serang FIFA: Harga Tiket Piala Dunia 2026 Kemahalan!
-
Profil Timnas Ekuador: Kuda Hitam Piala Dunia dengan Regenerasi Pemain Muda Berbakat
-
Profil Timnas Arab Saudi: Elang Hijau Siap Bikin Kejutan Lagi di Piala Dunia 2026
-
Tekanan Puncak Klasemen Super League Paksa Persib Bandung Harus Menang Kontra Persija Jakarta Besok
-
Link Live Streaming Persekat Tegal vs Persiba Balikpapan: Siapa yang Harus Turun Kasta?
-
Jelang El Clasico, Ketajaman Lini Depan Persija Jadi Ancaman Serius Pertahanan Persib Bandung
-
Mustapha Hadji, Maestro Lapangan Tengah Maroko yang Bersinar di Piala Dunia 1998