-
Indonesia berambisi meraih kemenangan perdana atas Qatar setelah gagal selama 40 tahun terakhir.
-
Modal kemenangan atas China menjadi pemacu semangat Garuda Muda hadapi tekanan skuat Qatar.
-
Pertandingan penentu di Jeddah ini sangat krusial bagi kedua tim untuk lolos grup.
Suara.com - Timnas Indonesia U-17 membawa misi besar mengakhiri kutukan sejarah saat bersua Qatar pada lanjutan Grup B.
Kemenangan tipis atas China di laga pembuka menjadi modal psikologis penting bagi skuat Garuda Muda.
Pelatih Kurniawan Dwi Yulianto menuntut kedisiplinan tinggi demi menjaga peluang lolos ke babak perempat final.
Sebaliknya Qatar sedang terluka setelah dipaksa menyerah oleh kekuatan Jepang pada pertandingan pertama mereka.
Duel krusial ini dijadwalkan berlangsung di Lapangan A King Abdullah Sports City, Jeddah, Sabtu malam.
Catatan sejarah menunjukkan Indonesia belum pernah sekalipun menumbangkan Qatar dalam ajang resmi Piala Asia U-17.
Pertemuan perdana kedua negara terjadi empat dekade silam tepatnya pada edisi turnamen tahun 1986.
Kala itu langkah tim merah putih harus terhenti setelah menelan kekalahan tipis satu gol tanpa balas.
Pertemuan terakhir kedua tim pada tahun 1990 juga berakhir tanpa pemenang dengan skor kacamata.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-17 Selamatkan Wajah ASEAN, Menang Dramatis di Piala Asia U-17 2026
Kini generasi baru Indonesia berpeluang besar menciptakan tinta emas baru dengan performa mereka yang sedang menanjak.
Permainan spartan yang ditunjukkan saat melawan China menjadi identitas baru tim nasional kategori usia ini.
Kedisiplinan dalam menjaga area pertahanan akan menjadi kunci utama meredam agresivitas pemain depan Qatar.
Qatar dipastikan tampil habis-habisan karena hasil minor lainnya akan membuat peluang mereka menipis.
Faktor kebugaran pemain menjadi perhatian utama tim pelatih mengingat jadwal turnamen yang sangat padat.
Suporter tanah air sangat menantikan kejutan berikutnya dari taktik yang diterapkan oleh coach Kurniawan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Hasil Drawing Piala AFF U-19 2026, Timnas Indonesia Menghadapi Rival Klasik Vietnam
-
Bek Timnas Jerman Niklas Sule Resmi Pensiun Akibat Cedera Kambuhan
-
Pelajaran Persija Usai Dikalahkan Persib di Pertemuan Pertama, Mauricio Souza: Dilarang Kartu Merah
-
Gairah Bobotoh di GBLA Bakar Semangat Marc Klok Bungkam Persija Jakarta, Meski Laga Pindah
-
Hidetoshi Nakata: Kisah Ikonik Captain Tsubasa Dunia Nyata Jelang Piala Dunia 2026
-
Kilas Balik Piala Dunia di AS: Penyesalan Roberto Baggio, Maradona Pakai Doping
-
Alasan Presiden FA Palestina Ogah Salaman dengan Utusan Israel di Depan FIFA
-
Hitung Mundur Piala Dunia 2026: 550 Juta Penonton untuk Satu Pertandingan?
-
Profil Timnas Paraguay: Generasi Baru La Albirroja Bakal Unjuk Gigi di Piala Dunia 2026
-
Hinaan Homofobik, Prestianni Terancam Absen Bela Argentinadi Laga Perdana Piala Dunia 2026