Suara.com - Buntut melakukan protes keras kepada wasit Mike Dean saat Tottenham Hotspur kalah 1-2 atas Burnley pada lanjutan Liga Primer Inggris di Stadion Turf Mor, Sabtu (23/2/2019), Mauricio Pochettino terancam mendapat hukuman. Ia pun didakwa dengan dua pelanggaran sekaligus.
Melansir dari BBC Sport, asosiasi sepak bola Inggris, FA, menghukum pelatih asal Argentina itu karena melanggar peraturan E3. FA menganggap apa yang sudah dilakukan Mauricio Pochettino sangatlah tidak pantas.
''Mauricio Pochettino telah didakwa bersalah dengan dua pelanggaran FA yang terdapat di peraturan E3 saat melawan Burnley. Diduga bahasa dan perilaku manajer Tottenham Hotspur pada akhir pertandingan di dalam dan luar lapangan sebagai perilaku yang tidak pantas,'' bunyi pernyataan resmi FA, seperti dilansir dari BBC Sport.
''Dia punya waktu hingga 28 Februari pukul 18.00 untuk menanggapi tuduhan itu,'' sambung pernyataan tersebut.
Jika hingga batas waktu yang ditentukan Mauricio Pochettino tak juga mengambil tindakan, ia terancam absen mendampingi anak asuhnya pada dua pertandingan selanjutnya. Tak hanya itu, pelatih 46 tahun itu juga sudah ditunggu hukuman berupa denda.
Kendati demikian, eks manajer Southampton itu sebenarnya sudah meminta maaf kepada Mike Dean saat konferensi pers usai laga berlangsung. Ia menyadari terlalu emosi hingga menuduh sang juru adil bertindak curang, padahal kekalahan timnya murni karena menampilkan performa yang buruk.
Sebagai informasi, perselisihan antara Mauricio Pochettino dan Mike Dean bermula saat laga Tottenham Hotspur melawan Burnley usai. Protes keras sang pelatih dipicu oleh sepak pojok kontroversial yang dihadiahkan kepada Burnley, hingga berujung gol pertama.
Akibat kekalahan tersebut, kans The Lilywhites meraih juara Liga Primer Inggris musim 2018/2019 makin tertutup. Hingga pekan ke-27, Spurs telah mengantongi 60 poin, selisih lima angka dari Manchester City di posisi kedua serta enam angka dari Liverpool di puncak klasemen. (Bolatimes)
Baca Juga: Dipermalukan Burnley, Pochettino Tutup Kans Juara Tottenham
Tag
Berita Terkait
-
Tinggalkan Celtic, Brendan Rodgers Kini Tangani Klub Liga Primer Inggris
-
Dipermalukan Burnley, Pochettino Tutup Kans Juara Tottenham
-
Berlutut di Markas Burnley, Tottenham Gagal Pangkas Jarak dengan Liverpool
-
Mohamed Salah Berambisi Akhiri Puasa Gelar Liverpool Musim Ini
-
Tertinggal 0-3 dari Tottenham, Sancho Yakin Dortmund Bisa Balikkan Agregat
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Barcelona Masih Bimbang, Chelsea Siap Tampung Marcus Rashford dari Manchester United
-
John Herdman Ingin Timnas Indonesia Bertemu Malaysia dan Thailand di Piala AFF 2026, Ini Alasannya
-
Timnas Iran Piala Dunia 2026, Sardar Azmoun Dicoret Akibat Kritik Politik di Media Sosial
-
10 Hari Jelang Kick-off Warga India Akhirnya Bisa Nonton Piala Dunia 2026 tapi...
-
Kekuatan Lini Serang Norwagia Teruji, Libas Swedia Walau Bomber Manchester City Absen
-
Gemilang Bersama Manchester United, Senne Lammens Raih Penghargaan Transfer Terbaik Liga Inggris
-
Krisis Bek Timnas Prancis, William Saliba Terancam Absen di Piala Dunia 2026
-
Target Realistis John Herdman di Piala AFF 2026, Jangan Bicara Juara Dulu!
-
William Saliba Dibayangi Cedera Punggung Jelang Piala Dunia 2026, Deschamps Buka Suara
-
Chelsea Was-was, Marc Cucurella Diminati Barcelona hingga Real Madrid