Suara.com - Pengamat sepakbola Tanah Air sekaligus mantan pemain nasional pada era 1980-an, Bujang Nasri mengatakan jika prestasi yang diraih Timnas Indonesia U-22, dengan berhasil menjuarai Piala AFF U-22 2019 di Kamboja, hendaknya bisa membawa pengaruh untuk perubahan pada tubuh organisasi PSSI yang kini dililit masalah pelik.
"Prestasi yang telah diraih anak-anak muda Indonesia dengan jadi juara Piala AFF U-22 di Phnom Penh, Kamboja itu diharapkan bisa membawa perubahan pada tubuh organisasi PSSI kita. Dan setidaknya ke depan PSSI bisa juga menunjukkan prestasinya," kata Bujang Nasri seperti dimuat ANTARA.
Semangat tim Garuda Muda tersebut, diharapkan bisa memicu para pejabat atau pemegang kepentingan di dunia olahraga, khususnya sepakbola Indonesia, untuk menunjukkan prestasi. Ya, bukan menjadikan sutau organisasi olahraga menjadi terpuruk dikarenakan kasus.
Bujang Nasri mengatakan, kini saatnya untuk sepakbola Indonesia bangkit dari keterpurukan prestasi. Dan untuk mencapai dan mempertahankan prestasi itu, semuanya harus didukung penuh, bukan hanya tim sepakbolanya saja, melainkan dengan dukungan penuh dari para pengurus organisasi PSSI yang harus lebih profersional. Ya, tentunya tanpa ada skandal.
"Saya yakin prestasi sepakbola Indonesia ke depannya akan terus mengalir, bukan hanya sebatas juara Piala AFF U-22. Saya yakin kita juga bisa juara di kelompok usia lainnya pada ajang internasional, bahkan tim senior," celotehnya.
Berita Terkait
-
Dirumorkan ke Super League, Mauro Zijlstra Justru Jadi Pahlawan Kemenangan FC Volendam
-
Hal-hal yang Membuktikan Timnas Indonesia Berada di Level Berbeda Sepanjang 2025
-
Kisah Striker Thailand: Pulang Abroad dari Liga Jerman Demi Jadi Biksu
-
Gagal Total di SEA Games, Timnas Indonesia U-22 Kini Terancam Sanksi dari Kemenpora
-
Gelar Evaluasi, Kemenpora akan 'Hukum' Cabor yang Gagal Penuhi Target SEA Games 2025
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Review Film The Ribbon Hero: Dongeng Klasik Tezuka dalam Balutan Modernitas
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dilakukan Menyeluruh
-
MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah Bukan Rp300 Triliun, Ini Pertimbangannya
-
Cushion ESQA Oksidasi atau Tidak? Cek Kelebihan dan Review Pengguna sebelum Membeli
-
Tanding di Berlin, Tim Indonesia Ramaikan Piala Dunia Basket Putri 2026
-
Siapa Saja Peraih ESG Award 2026? Intip Daftar Emiten dan Investor Paling Berdampak di RI
-
Dikurung sebab Berbahaya, Dicintai sebab Berbeda: Juliette dalam Shatter Me
-
Melebihi Target, 4.000 Orang Registrasi Festival Yacht Gratis di Benoa
-
Baru Debut Langsung Nyekor, Aksi Striker Timnas Garuda Bikin Juara Belanda Gigit Jari
-
Wamenpar Ni Luh Puspa Sebut Perilaku Wisatawan Berubah, Incar Taman Rekreasi hingga Atraksi Wisata