Suara.com - Legenda hidup klub Persipura, Nico Dimo mengapresiasi keberhasilan pelatih Indra Sjafri membawa Timnas Indonesia U-22 menggondol gelar juara Piala AFF U-22 2019 di Kamboja.
Seperti diketahui, Timnas Indonesia U-22 keluar sebagai kampiun usai mengalahkan Thailand 2-1 pada laga puncak, Selasa (26/2/2019) malam WIB.
"Saya berikan apresiasi kepada coach Indra Sjafri karena lewat pengamatannya yang memiliki kaca mata sepakbola, mampu menghadirkan anak-anak Papua (Marinus Wanewar, Osvaldo Haay dan Todd Rivaldo Ferre) dalam (skuat) Timnas Indonesia U-22. Keputusan itu terbukti tepat," tutur Nico seperti dilansir ANTARA.
Menurut Nico, Indra memiliki pandangan yang baik ke depan dalam melihat talenta-talenta muda pesepakbola Indonesia.
"Bisa dibilang tim ini dibentuk dalam waktu singkat, namun bisa meraih gelar juara. Tim kali ini ada anak Papua meski latihannya hanya singkat, tapi bisa meraih prestasi maksimal. Indra merekrut tiga anak Papua yang berikan warna dalam tim," ujar Nico.
Keberhasilan Indra Sjafri, kata Nico, pun menjadi contoh dan pengalaman bagi siapa saja pelatih timnas dalam berbagai tingkatan umur, agar selalu bisa melibatkan anak-anak dari Bumi Cenderawasih Papua.
"Harapannya talenta-talenta asal Papua jangan diabaikan, tapi diberikan kesempatan seperti yang coach Indra lakukan. Saya menyarankan agar sebanyak mungkin para pelatih timnas datang dan melihat pemain asal Papua," tuturnya.
Mantan kiper Persipura di era 1980-an itu juga memuji pemain-pemain Timnas Indonesia U-22 lainnya, yang menurutnya juga sangat memberikan kontribusi.
"Bola adalah permainan tim, tanpa rekan-rekan di dalam tim, satu dua atau siapapun pemain itu tidak bisa tampil bagus. Melihat anak Papua berhasil dalam tim, menunjukan bahwa anak Papua tidak setengah-setengah membela Indonesia, itu ditunjukan oleh Marinus, Osvaldo dan Rivaldo Ferre," tukasnya.
Baca Juga: Jadwal Lengkap Liga Spanyol 2018/2019 Jornada ke-26
Berita Terkait
-
Indra Sjafri Bagikan Tips agar Anak Bisa Jadi Pesepak Bola Profesional
-
Persipura Respons Sanksi Tanpa Penonton Semusim: Sepak Bola Tanpa Suporter Kehilangan Jiwa
-
Suporter Rusuh Lagi! Sanksi Komdis PSSI Tak Efektif, Sampai Kapan Sepak Bola Indonesia Begini?
-
Persipura Jayapura Turut Rayakan Arsenal Juara Premier League
-
Stadion Lukas Enembe Ditutup Sementara Pascakerusuhan
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Anggaran Pakan Hewan di Kebun Binatang Surabaya Dikorupsi Rp10,2 M di, DPR Minta Semua Diperiksa!
-
Review A Toxic Love Story: Manipulasi Lebih Mematikan dari Kekerasan Fisik?
-
Gantikan Hotman, Mantan Jubir KPK Kini Pasang Badan Jadi Advokat Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah
-
KPK Bongkar Alasan Tahan Febrie, Ada 'Surat Sakti' yang Dikirim Sejak Jumat Pagi
-
Berapa Lama Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Bakal Mendekam di Rutan KPK?
-
Apa Kata KPK soal Klaim Kriminalisasi Febrie Adriansyah? Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Tayang 2027, Drama Misteri-Kriminal 'Code' Rilis Jajaran Pemeran Utama
-
Karena Buru-buru Sudah Malam, Alasan Kejagung Tak Pakaikan Rompi Pink ke Febrie Adriansyah
-
Dua Kata Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Masuk ke Rutan KPK Tanpa Pakai Rompi Pink
-
Budget 4 Jutaan? 5 HP Gaming Ini Bisa Push Rank Tanpa Lag