Suara.com - Satria Muda Pertamina Jakarta punya memori indah saat bertanding di Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro (GMSB), Kuningan, Jakarta. Pelatih Satria Muda, Youbel Sondakh berharap GMSB bisa kembali memberi tuah bagi Satria Muda.
Di venue berkapasitas 2.000 orang itu, Satria Muda sukses meraih gelar juara Indonesian Basketball League (IBL) 2017/2018.
Kali ini, di venue yang sama, Satria Muda akan kembali memainkan laga. Mereka bakal berjibaku dengan NSH Jakarta di babak semifinal IBL 2018/2019.
Pelatih Satria Muda, Youbel Sondakh mengakui karakter lapangan Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro sudah familiar bagi anak asuhnya. Dirinya berharap GMSB bisa kembali memberi tuah bagi Satria Muda.
"Suasana Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro memang cukup familiar untuk kami. Mustinya kita bisa bermain lebih enak di sini," ujar Youbel Sondakh, di GMSB, Kuningan, Jakarta, Kamis (7/3/2019).
Satria Muda sendiri bisa dibilang menjadi underdog dalam laga semifinal nanti. Meski berstatus sebagai juara bertahan IBL 2017/2018, klub milik Erick Thohir itu sudah dua kali kalah oleh NSH Jakarta di musim reguler.
Kekalahan perdana diderita Satria Muda di seri ketiga IBL 2018/2019 yang berlangsung di GOR Merpati, Bali. Saat itu, mereka kalah 66-78 dari NSH Jakarta.
Setelahnya, saat IBL 2018/2019 memasuki seri kedelapan atau terakhir, Satria Muda yang mengusung misi balas dendam justru kembali takluk dari NSH Jakarta. Bermain di GOR UNY, Yogyakarta, Jamarr Andre Johnson dan kolega takluk dengan skor tipis 87-83.
"Memang kita akan evaluasi banyak dari hasil musim reguler itu. Para pemain harus berkontribusi dari sisi penyerangan maupun pertahanan," tukasnya.
Baca Juga: Persib Kalah dari Persebaya, Bobotoh Kecewa Sempat Masuk ke Lapangan
Laga semifinal antara Satria Muda Pertamina Jakarta menghadapi NSH Jakarta akan berlangsung Jum'at (8/3/2019) dan Sabtu (9/3/2019). Jika dalam dua laga masing-masing tim meraih satu kemenangan, maka pertandingan ketiga akan dilangsungkan pada Minggu (10/3/2019).
Berita Terkait
-
Eks Satria Muda Gelar Liga Antar Akademi, Dorong Pembinaan Basket Usia Dini
-
Rahasia Bogor Hornbills Tekuk Satria Muda 93-82: Serangan Agresif dan Mentalitas 120 Persen
-
Hornbills Mengamuk! Tiket Final IBL 2026 di Depan Mata Usai Tumbangkan Satria Muda
-
Bandung Arena Membara! Satria Muda Sukses Balas Dendam, Bekuk Bogor Hornbills demi Samakan Kedudukan
-
Kejutan Semifinal IBL 2026! Satria Muda dan Pelita Jaya Tumbang di Kandang
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
- 25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Purbaya Siapkan Teknologi Canggih Baru Deteksi Cukai Rokok, Libatkan Perusahaan Asing
-
Bisa Picu Konflik Horizontal! Pengerahan Ormas saat Kerusuhan Demo DPR Disorot
-
Apa Saja Mimpi yang Tidak Boleh Diceritakan Menurut Islam? Ini Penjelasan Ulama
-
Desil Bansos Bukan Takdir, Begini Cara Mengoreksi Datanya
-
Aksi 'Duka' BEM SI Jatim di Grahadi: Sentil Anggaran Makan Bergizi Gratis di Tengah Bencana
-
Petronas Masuk Madura, Bahlil Kerek Target Lifting Minyak di RAPBN 2027
-
Asap Berkurang, SF Hariyanto Sebut Penanganan Karhutla di Riau Terkendali
-
Satgas Udara Telah Jatuhkan 3,5 Juta Liter Air untuk Tangani Kebakaran Hutan Indonesia
-
Jangan Sembarangan Menginjak Kecoak! Bakterinya Bisa Menyebar di Lantai
-
Tepis Isu Paket Titipan Istana! Gus Ipul Jamin Pemilihan Ketum PBNU Tanpa Intervensi Prabowo