Suara.com - Pemain Pahang FA, Saddil Ramdani sudah bergabung di pemusatan latihan timnas Indonesia U-23 dan berlatih di Stadion Madya, Senayan, Senin (11/3/2019). Saddil tiba di Tanah Air setelah menempuh perjalanan dari Malaysia Minggu (10/3/2019) malam.
Saddil disiapkan oleh Pelatih timnas Indonesia U-23 Indra Sjafri untuk ikut serta di kualifikasi Piala Asia U-23 2020 pada 22-26 Maret 2019 di Vietnam.
Saddil mengaku senang bisa kembali memperkuat timnas Indonesia U-23. Namun, mantan pemain Persela Lamongan itu mengaku mengalami sesak nafas di latihan pertamanya setelah kembali berseragam Garuda Muda.
"Alhamdulillah saya merasa senang dan bangga apalagi kawan-kawan yang mengikuti ajang Piala AFF kemarin juara. Saya sangat bangga berada di sini," kata Saddil ditemui usai latihan.
"Tadi saya pertama latihan agak sesak karena mungkin kondisi cuaca juga di sini, karena di Malaysia sama Indonesia cuacanya agak beda, kalau Malaysia tidak terlalu panas, kalau di sini panas. Tapi tidak jadi masalah karena saya sudah pernah berada di keluarga timnas sebelumnya," tambahnya.
Meski sempat mengalami sesak nafas, Saddil mengaku adaptasinya bersama timnas Indonesia U-23 berjalan lancar. Ia bisa menjalani setiap instruksi yang diberikan oleh Indra Sjafri dengan lancar.
"Seperti biasa main dengan enjoy. Yang penting saya nikmati saja," ungkap pemain berusia 20 tahun itu.
Lebih lanjut, Saddil mengaku tidak memikirkan persaingan yang ada di timnas Indonesia U-23. Jika ia dipercaya oleh Indra Sjafri, sang pemain bakal menurunkan kemampuan terbaik.
"Saya sendiri tidak menjadi masalah karena siapapun yang tampil di lapangan, siapapun yang dipercaya oleh coach ya itu yang terbaik, jadi tidak masalah. Yang penting bagaimana saya latihan 100 persen dan pertandingan 100 persen," pungkasnya.
Baca Juga: Indra Sjafri Tak Jamin Ezra Walian Masuk Skuat Timnas Indonesia U-23
Timnas Indonesia U-23 tergabung di Grup K kualifikasi Piala Asia U-23. Garuda Muda akan menghadapi tuan rumah Vietnam, Thailand, dan Brunei Darussalam.
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Dipastikan Absen di Asian Games 2026, Ini Jawaban Erick Thohir
-
Saddil Ramdani Optimistis Persib Bandung Mampu Bersaing di ASEAN Club Championship 2026/2027
-
Pernah Dihajar 1-4 Timnas Indonesia, 7 Pemain Yordania Ini Kini Tampil di Piala Dunia 2026
-
Saddil Ramdani Ogah Mulai dari Nol, Pilih Latihan Mandiri Saat Libur Panjang Kompetisi
-
4 Pemain Australia yang Menang Lawan Turki Pernah Rasakan Kekalahan dari Timnas Indonesia U-23
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey