Suara.com - Pelatih kepala Persija Jakarta, Ivan Kolev mengeluhkan jadwal padat yang dihadapi pasukannya. Kolev mengaku sulit melakukan evaluasi terhadap para pemainnya lantaran hal ini.
Sebagaimana diketahui, Persija baru-baru ini harus menjalani empat pertandingan dalam tempo 10 hari. Empat pertandingan tersebut diantaranya tiga di babak fase grup Piala Presiden 2019, dan satu di Piala AFC 2019 --juga di fase grup.
Meski demikian, pasukan Macan Kemayoran --julukan Persija-- berhasil tampil cukup impresif pada empat laga tersebut.
Tiga kemenangan dan satu hasil imbang dipetik Ismed Sofyan dan kawan-kawan. Oleh karenanya, Kolev mengaku bersyukur anak-anak asuhannya tetap bisa memberikan yang terbaik meski dilanda kelelahan.
"Kita susah untuk evaluasi. 10 hari empat pertandingan, dan game terakhir lawan PSS (di babak fase grup Piala Presiden), kaki-kaki pemain sudah mulai berat," keluh Kolev, Rabu (20/3/2019).
"Oleh karena itu saya tidak bikin evaluasi para pemain. Saya hanya berterima kasih ke pemain karena mereka mau kerja serius," sanjung pelatih asal Bulgaria tersebut.
Berikutnya, Persija akan kembali bertanding di babak perempatfinal Piala Presiden 2019 melawan Kalteng Putra. Laga ini rencananya akan dihelat 28 Maret mendatang di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi.
Well, jika berhasil lolos ke semifinal, Tim Macan Kemayoran akan kembali dihadapkan dengan jadwal padat. Pasalnya, laga leg pertama semifinal Piala Presiden amat berdekatan dengan partai matchday 3 Grup G Piala AFC, dimana Persija akan melawat ke Filipina untuk menantang Ceres Negros.
"Itu masih jauh (Piala AFC). Kita harus lewati dahulu Piala Presiden. Jalani satu demi satu saja dulu," pungkas Kolev.
Baca Juga: 8 Besar Piala Presiden 2019, Ivan Kolev Akui Buta Kekuatan Kalteng Putra
Berita Terkait
-
Rio Fahmi Yakin Persija Berkembang Usai Kalah dari Persebaya di Piala Presiden 2026
-
Shin Tae-yong Maklumi Persija Kalah di Laga Perdana Piala Presiden 2026
-
Persija Jakarta Buka Suara Terkait Isu Pendaftaran IPO di Bursa Efek Indonesia
-
Persija Bantah IPO, Tegaskan Belum Ajukan Pencatatan Saham ke BEI
-
Persebaya Pecundangi Persija, Bernardo Tavares Bongkar Kunci Sukses Patahkan Taktik Shin Tae-yong
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga