Suara.com - Pelatih Tim Jerman, Joachim Low merasa sangat senang setelah skuatnya sukses mengalahkan Belanda 3-2. Kemenangan ini menjadi awal yang baik bagi Jerman memulai kualifikasi Piala Eropa 2020.
Pada pertandingan Grup C di Johan Cruijff Arena, Amsterdam, Nico Schulz menjadi penentu kemenangan Jerman atas tuan rumah Belanda. Kedua tim bermain seri 2-2 selama 90 menit sebelum Nico Schulz mencetak gol menjelang akhir pertandingan.
Kemenangan ini juga menjadi awal yang baik bagi Jerman di kualifikasi Piala Eropa 2020 setelah posisi Low sempat mendapatkan tekanan pada tahun lalu.
"Saya sangat puas," ungkap Low usai mengalahkan Belanda seperti dilansir Scoresway. "Saya pribadi merasa sangat baik. Saya tidak memikirkan tahun yang lama lagi, saya telah melewatinya."
"Kami telah memiliki saat-saat yang baik selama pertandingan terakhir. Saya sudah memiliki perasaan yang baik ini sebelum pertandingan karena di Prancis dan di kandang melawan Belanda kami bermain dengan baik juga," ujar Low.
Leroy Sane dan Serge Gnabry sempat membuat Jerman memimpin pertandingan sebelum tuan rumah bangkit dan menyamakan kedudukan lewat gol Matthijs de Ligt dan Memphis Depay. Gol Schulz akhirnya menjadi penentu kemenangan Jerman.
Low pun mengungkapkan keputusannya memainkan Sane, Gnabry dan Leon Goretzka di lini tengahnya. "Kami ingin menyerang dengan tiga pemain. Dengan Leroy, Serge dan Leon kami juga menyerang empat pemain belakang mereka dan [Frenkie] de Jong," katanya.
"Kami ingin ketiganya bermain sangat dekat dan menunjukkan gaya bermain variabel dengan banyak perubahan posisi. Itu bukan soal bermain dengan dua penyerang tetapi lebih dengan tiga yang bermain ofensif bersama dan menemukan ruang," pungkas Joachim Low.
Baca Juga: Penuhi Panggilan, Ini Agenda Pemeriksaan Joko Driyono Hari Ini
Berita Terkait
-
Terungkap! Sejumlah Pemain Jerman Tolak Ambil Penalti saat Tersingkir dari Paraguay
-
Putra Patrick Kluivert Jadi Korban Rasis usai Belanda Dihajar Maroko, KNVB Siap Bawa ke Ranah Hukum
-
Belanda Remuk di Piala Dunia 2026: Koeman Mundur dan Rasisme Pemain Merebak
-
Belanda Kena Getahnya, Teknik Stutter Penalti Mulai Kehilangan Efektivitas di Piala Dunia 2026?
-
Sang Maha Sentana: Beban Tanggung Jawab Bangsawan yang Melampaui Janji Suci
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Siapa Danilo Santacruz Gonzalez? Eks Timnas Paraguay Rekrutan Asing Pertama Madura United
-
Gabung Persis Solo, Novan Sasongko Usung Target Tinggi untuk Laskar Sambernyawa
-
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas di Gaza, Tentara Israel Dituding Jadi Biang Kerok
-
Kalah Menyakitkan dari Belgia, Ini Ucapan Menyentuh Bek Timnas Senegal Moussa Niakhate
-
Statistik Luka Menalo Bekas Anak Didik Fabio Cannavaro yang Resmi ke Persib
-
Comeback Gila Inggris! Harry Kane Bungkam Kongo, Tuchel Bicara Mental Juara
-
Sandy Walsh Resmi ke Persib, Pangeran Biru Keluarkan Uang Rp12 Miliar?
-
Dear Lionel Messi! Viral Isi Surat Penuh Cinta Bocah 8 Tahun untuk Sang Goat
-
Unai Simon di Ambang Rekor Piala Dunia, Tiki-Taka Spanyol Jadi Kunci Tak Kebobolan
-
Mustahil Diselesaikan dalam 4 Hari! Tuchel Bongkar Masalah Inggris Jelang Lawan Meksiko