Suara.com - Tak banyak melakukan perombakan di awal musim 2018/19, Manajer Arsenal Unai Emery sepertinya akan mulai berbenah di bursa musim panas tahun ini. Salah satu pembenahan yang akan dilakukan adalah dengan menjual dua gelandang bergaji cukup besar, Henrikh Mkhitaryan dan Mesut Ozil.
Mkhitaryan, pemain yang bergabung pada Januari 2018, adalah salah satu pemain bergaji tertinggi di Arsenal. Kabarnya mantan pemain Manchester United itu menerima gaji sebesar 180 ribu pound atau sekitar Rp 3,3 miliar per pekan.
Emery menilai, ketimbang membayar gaji besar kepada pemain yang kontribusinya tidak sebanding, dana tersebut bisa dipergunakan untuk membangun kembali Arsenal. Dilansir dari Mirror.co.uk, Arsenal tengah mengalami masalah keuangan, salah satu penyebabnya adalah terus meningkatnya gaji para pemain.
Di musim panas 2019 mendatang, Emery yang pada Januari kemarin hanya bisa melakukan pinjaman pemain, akan diberikan anggaran sebesar 45 juta pound atau sekitar Rp 844 miliar.
Selain berniat melepas Mkhitaryan dan Ozil, musim depan Arsenal juga akan ditinggalkan tiga pemain kunci lainnya. Yaitu hijrahnya Aaron Ramsey ke Juventus di musim depan, dilepasnya Danny Welbeck dan keputusan Petr Cech gantung sepatu.
Terlepas anggaran belanja yang ketat, Emery menargetkan memboyong empat pemain pada bursa transfer musim panas mendatang.
Pemain Celtic Kieran Tierney menjadi salah satu target Emary. Selain Tierney yang berposisi sebagai bek kiri, manajer asal Spanyol itu juga mencari bek tengah dan gelandang serang untuk memperkuat timnya.
Mengantongi 60 poin dari 30 pertandingan, Arsenal saat ini menempati posisi empat klasemen sementara Liga Inggris. Arsenal hanya unggul dua poin dari Manchester United yang membayangi di posisi lima dan hanya tertinggal satu poin dari Tottenham Hotspur yang berada satu posisi diatasnya.
Dengan delapan pertandingan tersisa, apa pun masih bisa terjadi. Arsenal mungkin saja terlempar dari zona Liga Champions yang menjadi target Emery sejak ditunjuk untuk menggantikan Arsene Wenger di awal musim 2018/19.
Baca Juga: Imbangi Huddersfield, Performa Garuda Select Dikomentari Legenda Arsenal
Berita Terkait
-
Unai Emery Senang Kembali ke Indonesia, Aston Villa Siap Suguhkan Permainan Terbaik di GBK
-
Aston Villa Siap Jalani Laga Perdana di Indonesia, Indonesia All Stars Bertekad Beri Perlawanan
-
Vinicius Junior Prioritaskan Bertahan di Real Madrid, Arsenal Terancam Gagal?
-
Arsenal Gunakan Jalur Agen untuk Datangkan Bruno Guimaraes, Newcastle Mulai Gerah
-
Arsenal Siapkan Strategi Khusus Datangkan Julin Alvarez, Viktor Gyokeres Jadi Opsi Tukar?
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard