Suara.com - Arema FC berhasil mengalahkan Bhayangkara FC pada babak perempat final Piala Presiden 2019 yang berlangsung di Stadion Patriot, Bekasi, Sabtu (30/3/2019). Arema sukses mengalahkan Bhayangkara FC dengan skor telak 4-0.
Atas hasil ini, Arema berhak melaju ke semifinal Piala Presiden 2019. Arema sudah ditunggu oleh Kalteng Putra yang sebelumnya mengalahkan Persija Jakarta melalui drama adu penalti pada 28 Maret lalu.
Arema jadi tim ketiga yang melaju ke semifinal. Sebelumnya juga sudah ada Kalteng Putra dan Persebaya Surabaya.
Jalannya Pertandingan
Kedua tim bermain terbuka dan saling menyerang satu sama lain. Arema FC yang bertindak sebagai tim tamu mendominasi pertandingan hingga 10 menit awal jalannya laga.
Itu terbukti pada gol pembuka Singo Edan --julukan Arema FC-- pada menit 10 yang dilesakkan oleh Makan Konate setelah memanfaatkan umpan silang Robert Lima.
Tertinggal satu angka, The Guardian --julukan Bhayangkara FC-- langsung berubah tampil menyerang. Terbukti setelah kebobolan, Indra Kahfi dan kawan-kawan terus menekan lini pertahanan Arema FC.
Namun, kokohnya lini pertahanan Arema selalu mampu mematahkan serangan yang dibuat oleh tim milik kepolisian itu. Gawang Arema tak jua bobol, meski hingga menit ke-35 Bhayangkara terus-menerus melakukan serangan ke gawang Arema FC.
Arema FC justru menambah keunggulan menjadi 2-0 pada menit 39. Memanfaatkan tendangan bebas yang dilakukan oleh Makan Konate ke arah kotak penalti, Hamka Hamzah menyundul bola dengan keras ke sudut kiri tiang gawang.
Baca Juga: Prediksi Piala Presiden 2019: Bhayangkara vs Arema
Hingga babak pertama berakhir, tidak ada lagi gol tercipta. Arema FC sementara unggul 2-0 atas Bhayangkara FC.
Babak kedua, Arema FC maupun Bhayangkara FC belum melakukan perubahan. Di awal-awal babak kedua ini, Arema FC terus kembali menggempur pertahanan Indra Kahfi Cs.
Bhayangkara baru melakukan perubahan strategi pada menit 50. Tepatnya, dengan mengganti dua pemain yaitu Fatcu Rohman serta Vendry Mofu, dengan Alsan Sanda dan Herman Dzumafo.
Masuknya Alsan dan Dzumafo tampaknya cukup efektif. Bhayangkara beralih menguasai jalannya pertandingan sejak menit 51.
Beberapa kali peluang emas didapat Bhayangkara FC. Namun, kokohnya pertahanan Hamka Hamzah dan kawan-kawan lagi-lagi masih membuat Bhayangkara kesulitan menjebol gawang Arema.
Arema sendiri bukan tanpa serangan. Beberapa kali Singo Edan mengancam gawang Bhayangkara FC. Hingga, Konate akhirnya mampu mencetak gol keduanya yang membuat Arema unggul 3-0 pada menit 77.
Tag
Berita Terkait
-
Pemain Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026 Mulai Terungkap!
-
Benteng Terakhir Arema FC! 4 Penjaga Gawang Siap Tempur di Super Legue 2026/2027
-
Arema FC Pertahankan Adi Satryo dan Gianluca, Siapkan Empat Kiper untuk Super League 2026/2027
-
Terlanjur Cinta, Arema FC Pilih 'Bajak' Hansamu Yama dari Persija Jakarta
-
Arema FC Resmi Lepas Dedik Setiawan Setelah Hampir 10 Tahun Mengabdi
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Jurgen Klopp Buka Peluang Latih Timnas Jerman
-
Data dan Fakta usai Brasil Hajar Jepang: Rekor Casemiro hingga Kutukan Samurai Biru
-
Marcos Llorente Bongkar Cara Spanyol Kalahkan Austria: Kasih Saja Bola ke Lamine Yamal
-
Magis Carlo Ancelotti! Ketenangannya Selamatkan Brasil dari Aib Terburuk di Piala Dunia 2026
-
Julian Nagelsmann Nilai Timnas Jerman Bukan Lagi Tim Elite Dunia Usai Gugur di Piala Dunia 2026
-
Noussair Mazraoui Sesumbar usai Depak Belanda: Maroko Kini Sejajar dengan Tim Elit Dunia
-
Hajime Moriyasu Menilai Jarak Kualitas Jepang dan Brasil Kini Semakin Menipis
-
Eksperimen Gagal Ronald Koeman! Belanda Dihajar Maroko saat Pakai 5 Bek Lagi Setelah 2 Tahun
-
Mariano Peralta Pilih Persib Dibanding Persija karena Ingin Tampil di Asia?
-
Martinelli: Kami Percaya Diri karena Carlo Ancelotti Bersikap Tenang di Pinggir Lapangan