Suara.com - Manajer kawakan asal Portugal, Jose Mourinho sempat santer dikaitkan dengan Olympique Lyon baru-baru ini.
Nah, kini Jean-Michel Aulas selaku presiden klub Ligue 1 Prancis tersebut pun angkat bicara menanggapi rumor ini.
Seperti diketahui, Mourinho saat ini tengah menganggur usai dipecat sebagai pelatih kepala Manchester United pada 18 Desember 2018.
Pelatih berusia 56 tahun itu menyatakan enjoy dengan masa-masa rehatnya saat ini, namun ia telah menyatakan hasratnya untuk kembali menangani sebuah tim pada musim panas 2019, alias sebelum bergulirnya musim 2019/2020.
Mourinho pun sempat membuka peluang mengambil tantangan anyar di Prancis.
"Saya dapat membayangkan diri sendiri sebagai pelatih di Ligue 1," ucap eks pelatih Chelsea, Inter Milan dan Real Madrid itu kepada beIN SPORTS Arabic beberapa waktu lalu.
"Saya orang yang telah bekerja di empat negara berbeda. Saya ingin mengetahui budaya lain. Bekerja di liga baru tentu akan menjadi pengalaman fantastis."
Meski demikian, pernyataan teranyar Aulas nampaknya membuat fans Lyon yang mengharapkan kedatangan Mourinho harus gigit jari.
Ya, Aulas menutup kans Mourinho merapat ke Groupama Stadium --markas Lyon.
Baca Juga: AS Roma Ramaikan Perburuan Jose Mourinho
"Saya bertemu dengannya (Mourinho) musim panas lalu di Moskow, kami sedikit bicara, tapi tidak soal dia datang ke Lyon," ungkap Aulas kepada L'Equipe.
"The Special One --julukan Mourinho-- pelatih hebat, tim mana yang tak mau dilatih pelatih seperti dia. Namun, dia tidak sesuai dengan realita ekonomi kami," jelasnya.
"Anda secara konstan mendengar soal manajer yang ingin datang ke Lyon. Saya senang. Saya mendengar pelatih hebat Prancis, yang pernah melatih PSG (Laurent Blanc). Saya mendengar pelatih hebat Portugal yang pernah membesut Manchester United (Mourinho)," celoteh Aulas.
"Saya mendengar banyak pelatih dikaitkan dengan Lyon. Namun, kami tidak akan berdiskusi dengan manajer lain dalam beberapa hari ke depan. Saat ini, Bruno Genesio masih menjalankan tugasnya sebagai pelatih kepala klub," tandasnya.
Berita Terkait
-
Bruno Fernandes di Ambang Pecahkan Rekor 24 Tahun Ryan Giggs di Manchester United
-
Duit Rp1 T Terbuang Sia-sia, Edwin Van der Sar Sayangkan Nasib Onana di MU
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Bek Manchester United Dijatuhi Larangan Mengemudi 6 Bulan
-
UEFA Jatuhi Sanksi ke Gianluca Prestianni usai Dugaan Rasis ke Vinicius Jr, Benfica Ajukan Banding
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
Terkini
-
Detik-detik Pelatih Inter Milan Ngamuk ke Jurnalis Gegara Ditanya Soal Ini
-
Bruno Fernandes di Ambang Pecahkan Rekor 24 Tahun Ryan Giggs di Manchester United
-
Catatan Tak Masuk Akal Pemain Keturunan Milik Akademi Barcelona, Cetak 145 Gol dari 52 Laga
-
Kurniawan Dwi Yulianto Mulai Bergerak, Timnas Indonesia U-17 Mulai Cari-cari Pemain
-
Berkat Persib dan Dewa United, Ranking Liga Indonesia Melesat Tajam
-
Jalani Salat Tarawih di Austria, Rekan Jay Idzes Dapat Doa Spesial dari Umat Muslim
-
Media Brasil Bongkar Rahasia Eks Real Madrid yang Baru Mualaf, Dituding Jalin Hubungan Terlarang
-
Jalanan Kota Meksiko Jadi Arena Peperangan, FIFA Bakal Cabut Status Tuan Rumah Piala Dunia 2026?
-
Kurniawan Dwi Yulianto Pimpin Seleksi Perdana 42 Pemain Timnas Indonesia U-17
-
Kisah Spiritual Frederic Kanoute Mesin Gol Sevilla: Mualaf dan Jadi Penyelamat Masjid