Suara.com - Perlakuan rasis dari suporter memang marak terjadi baru-baru ini. Salah satu pemain yang menjadi korban adalah Danny Rose. Pemain berusia 28 tahun itu menjadi sasaran rasis dari suporter saat Timnas Inggris berhadapan dengan Montenegro di kualifikasi Piala Eropa 2020.
Pada laga tersebut, Danny Rose mendapat ejekan dari suporter Montenegro di sepanjang pertandingan dengan teriakan-teriakan bernada rasis.
Perlakuan rasis ini pun sampai membuat Rose begitu kesal. Ia sampai mengatakan tak sabar untuk pensiun dari dunia sepak bola karena perlakuan rasis dari suporter semakin sulit dicegah.
"Saya sudah cukup. Pada menit ini, saya memprogram diri saya untuk berpikir. Saya masih punya lima atau enam tahun lagi di sepakbola dan saya tidak sabar untuk melihat bagian akhirnya," kata Danny Rose dikuitp dari Daily Mail.
"Itulah yang saya rasakan. Saya sudah lima atau enam tahun lagi dan saya hanya ingin menikmati sepakbola sebanyak yang saya bisa. Ada begitu banyak politik dan apa pun di sepakbola dan saya tidak sabar untuk melihat bagian akhirnya, jujur saja," lanjutnya menambahkan.
UEFA sendiri sudah mengambil sikap atas kasus rasis dengan melakukan penyelidikan. Akan tetapi saking banyak kasus rasis yang terjadi, Danny Rose seperti kehilangan kepercayaan terhadap pihak berwenang.
Lebih lanjut, Rose juga menyebut hukuman yang diberikan kepada pelaku rasis belum cukup membuat mereka jera, apalagi hukuman diberikan hanya berupa denda dalam jumlah kecil.
"Jelas agak menyedihkan, ketika negara hanya disanksi dengan jumlah yang setara dengan belanja semalam di luar London, apa yang bisa kita harapkan?," ujar pemain Tottenham Hotspur itu.
"Anda lihat pelatih saya di Spurs, Mauricio Pochettino, dilarang untuk dua pertandingan ketika dia baru saja berkonfrontasi dengan Mike Dean di Burnley. Namun, suatu negara hanya dapat didenda sedikit uang karena menjadi rasis. Hanya sedikit lelucon saat ini. Sampai ada hukuman yang keras, tidak banyak yang bisa kita harapkan," tandasnya lagi.
Baca Juga: Akibat Rasis, Pemain di Liga Bolivia Ini Isyaratkan Gantung Sepatu
Berita Terkait
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Bobby Moore: Legenda dan Kapten Ikonik Timnas Inggris di Piala Dunia
-
Profil Timnas Inggris: Misi Thomas Tuchel Akhiri Penantian 60 Tahun di Piala Dunia 2026
-
Thomas Tuchel Optimis Performa Cole Palmer Bangkit Jelang Piala Dunia 2026
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Timnas Indonesia vs Jepang, Ujian Kelayakan Lolos Piala Dunia 2030
-
Berstatus Juara, Garudayaksa FC Siap Bersaing di Super League 2026-2027
-
Derbi ASEAN di Piala Asia 2027, Herdman Tuntut Timnas Indonesia Tampil Total Lawan Thailand
-
Hasil Persija vs Persib: Macan Kemayoran Takluk 1-2 di Segiri
-
Hasil Persija vs Persib di Babak I: Brace Adam Alis Bawa Maung Bandung Berbalik Unggul 2-1
-
Susunan Pemain Persija vs Persib: Adu Tajam Eksel Runtukahu dan Andrew Jung
-
Profil Timnas Mesir: Raja Afrika Berburu Pembuktian di Level Piala Dunia
-
Link Live Streaming Persija vs Persib: El Clasico Penentu Arah Juara Super League
-
Ambisius! Jonathan David Mau Geser Popularitas Hoki Es Kanada di Momentum Piala Dunia 2026
-
Kurniawan Dwi Yulianto Yakin Jepang Punya Celah, Timnas Indonesia U-17 Tak Mau Menyerah