Suara.com - Barcelona kian dekat mengamankan gelar Liga Spanyol 2018/2019 usai menundukkan pesaing utama mereka, Atletico Madrid 2-0 pada laga jornada ke-31 di Camp Nou, Minggu (7/4/2019) dini hari WIB.
Bagaimana tidak, dengan hanya tujuh jornada tersisa, Barcelona kini mantap di puncak klasemen dengan keunggulan 11 poin atas Atletico Madrid di urutan kedua.
Namun meski timnya kini di atas angin, pelatih Barcelona, Ernesto Valverde menolak mengakui jika persaingan juara kompetisi Liga Spanyol musim ini telah berakhir.
Pelatih berusia 55 tahun itu menolak sesumbar jika Barca telah mengamankan titel juara, seraya menegaskan jika para pemainnya akan tetap fokus di tujuh laga sisa musim ini.
"Ini adalah tiga poin yang sangat penting, amat krusial," buka Valverde, sebagaimana dimuat MARCA.
"Kami lebih dekat dengan gelar tetapi kami masih belum memilikinya, pekerjaan masih harus diselesaikan. Kami belum juara, persaingan juara belum berakhir sampai itu benar-benar bisa dipastikan nanti," celoteh eks entrenador Athletic Bilbao itu.
"Laga kontra Atletico ini adalah pertandingan yang penting. Kami senang karena menang atas lawan yang berada di urutan kedua dan mereka adalah tim hebat, yang berjuang sampai akhir meski bermain dengan 10 orang," tukasnya.
Kartu merah pernyerang Atletico, Diego Costa pada menit 28 memang mengubah jalannya pertandingan. Atletico sendiri sejatinya tampil cukup baik dan bisa menahan serangan-serangan bergelombang Barca sepanjang laga.
Sayang, gol Luis Suarez di menit 85, plus gol Lionel Messi semenit berselang membuat Atletico harus puas pulang dari lawatan ke Katalunya dengan tangan hampa.
Baca Juga: 5 Fakta Menarik Usai Barcelona Tekuk Atletico Madrid, Messi Ukir Sejarah
Valverde sendiri memuji daya juang dan determinasi Atletico Madrid, meski tim asuhan Diego Simeone itu bermain dengan 10 orang dalam periode yang lama.
"Pengusiran (Diego Costa) mengubah ritme. Pertandingan berhenti karena adanya kekacauan, tapi mereka tampil dengan baik meski kalah jumlah pemain dalam waktu yang lama," tutur Valverde.
"Kami bermain lebih baik di babak kedua. Mereka berbahaya, dan kiper mereka (Jan) Oblak bermain dengan hebat. Kami menang melawan tim yang sangat-sangat bagus kali ini," tukas sang juru taktik.
Berita Terkait
-
Joan Laporta Lolos dari Lubang Jarum! Hakim Tolak Tuduhan Pencucian Uang
-
Jurang Finansial Menganga! Barcelona Tinggalkan Rival, Levante Terpuruk
-
Atletico Madrid Pede Redam Lamine Yamal meski Kehilangan Pemain Kunci Jelang Lawan Barcelona
-
Dipermalukan Getafe di Bernabeu, Real Madrid Gagal Pangkas Jarak dengan Barcelona
-
Kata-kata Alvaro Arbeloa Usai Real Madrid Dipermalukan Getafe
Terpopuler
Pilihan
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Sesaat Lagi! Link Live Streaming Persija vs Borneo FC, Jaminan Laga Seru di JIS
-
Kedubes AS Diserang, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Arab Saudi
-
Bukan Cuma Bupati! KPK Masih Kejar Sosok Penting Lain Terkait OTT Pekalongan
Terkini
-
Ngeri! Aksi Brutal Antonio Rudiger kepada Bek Getafe Dicap Percobaan Pembunuhan
-
Soroti Kepemimpinan Wasit, Marc Klok Sebut Persib Harusnya Menang atas Persebaya
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Joan Laporta Lolos dari Lubang Jarum! Hakim Tolak Tuduhan Pencucian Uang
-
Fred Grim di Ujung Tanduk! Maarten Paes Cs Bakal Dapat Pelatih Baru, Siapa Dia?
-
Musim Depan Mees Hilgers Berpeluang Dilatih Mantan Pelatih Dean James
-
Ramadan 2026, Mesut Ozil Perbanyak Tilawah dan Jalankan Pesan Ibunda Bantu Pengungsi
-
Pemain Keturunan Indonesia Grade A Ngarep Musim Depan Bisa Setim dengan Maarten Paes
-
Jurang Finansial Menganga! Barcelona Tinggalkan Rival, Levante Terpuruk
-
Pundit Jerman: Kevin Diks Kapten Masa Depan Borussia Monchengladbach