Suara.com - Persija Jakarta kembali dihadapi dengan jadwal yang padat. Setidaknya dalam dua pekan ke depan, Macan Kemayoran --julukan Persija-- harus menghadapi lima pertandingan sekaligus.
Persija akan melakoni dua pertandingan di Piala AFC 2019 dan Piala Indonesia serta satu laga di Liga 1 2019. Tentu, dengan padatnya jadwal ini membuat Pelatih Persija Ivan Kolev harus pintar mengatur strategi.
Kolev pun mengakui bahwa sangat berat dengan padatnya jadwal ini. Meski demikian, dia bakal berusaha memberikan yang terbaik buat Pasukan Ibu Kota ini.
"Situasi ini sangat buruk sekali, kita sampai 8 Mei, total 15 hari kita harus bermain sebanyak 5 kali. Itu memang sangat berat untuk pemain dan untuk kita sebagai pelatih," kata Ivan Kolev di Lapangan PS AU, Halim Perdanakusuma, Kamis (18/4/2019).
"Tapi ini programnya kita harus ikuti. Kami akan coba untuk memberikan yang terbaik untuk tim. Nanti kita lihat hasilnya apa," ungkapnya.
Selain jadwal padat, Kolev juga menyoroti sulitnya lawan-lawan yang dihadapi Persija. Terlebih, pertandingan-pertandingan yang ada sangatlah penting untuk dimenangi.
Sebagaimana diketahui, Persija Jakarta akan ditantang Ceres Negros (23/4/2019), Bali United (26/4/2019), Becamex Binh Duong (1/5/2019), Bali United (4/5/2019) dan Semen Padang (8/5/2019).
"Saya tidak mengatakan mana yang lebih penting, karena menurut saya semua pertandingan itu penting untuk Persija. Karena Persija merupakan juara liga Indonesia, Persija tidak bisa memilih untuk pertandingan ini, lalu kalah dan mencoba pertandingan berikutnya," jelasnya.
"Persija harus menang setiap pertandingan. Oleh karena itu, saya melihat situasi ini sangat berat. Susah kalau satu pemain main dalam 15 hari dan lima pertandingan," pungkasnya.
Baca Juga: Eks Striker Persija dan Persipura Ini Resmi Gantung Sepatu
Berita Terkait
-
Rio Fahmi Yakin Persija Berkembang Usai Kalah dari Persebaya di Piala Presiden 2026
-
Shin Tae-yong Maklumi Persija Kalah di Laga Perdana Piala Presiden 2026
-
Persija Jakarta Buka Suara Terkait Isu Pendaftaran IPO di Bursa Efek Indonesia
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
Dihukum 10 Tahun oleh KFA, Shin Tae-yong Tetap Tangani Persija
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga