Suara.com - Pelatih timnas Indonesia U-19 Fakhri Husaini telah memulai seleksi pemain untuk memperkuat skuat asuhannya sejak Senin (22/4/2019) lalu. Seleksi tersebut dilakukan di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang.
Fakhri mengatakan pada seleksi ini, ia mencari pemain-pemain terbaik. Untuk kriteria pemain, sang juru racik itu menyebutkan tidak jauh berbeda dengan timnas Indonesia U-16.
"Kriterianya nggak berbeda dengan yang saya sampaikan saat cari pemain untuk timnas U-16. Mereka harus hebat, kuat, tangguh di empat aspek yaitu fisik, teknik, taktik dan mental. Nggak ada yang lain," kata Fakhri Husaini usai memimpin latihan, Rabu (24/4/2019).
"Saya nggak lihat mereka klubnya atau daerahnya dari mana. Kemudian warna kulitnya apa, saya gak lihat. Kalau mereka terpilih itu karena mereka memang baik di empat aspek. Jadi semua anak punya kesempatan yang sama untuk bisa lolos," ia menambahkan.
Saat ini ada 43 pemain yang mengikuti seleksi tahap pertama untuk memperkuat timnas Indonesia U-19. Fakhri mengaku pemain-pemain yang saat ini bukanlah pilihannya.
Pemain-pemain yang ada merupakan jebolan dari kompetisi Elite Pro Academy Liga 1 U-19 musim lalu. Meski begitu, Fakhri mengaku sudah mengetahui kemampuan beberapa pemain.
"Saya harus menghormati hasil dari talent scouting yang dilakukan PSSI terhadap pemain-pemain potensial yang tampil di Liga 1 U-19. Jadi ini semua murni nama-nama pilihan dari PSSI meskipun dari daftar tersebut sudah ada beberapa pemain yang sudah saya tahu," jelasnya.
"Tapi saya tetap menghormati. Ini bentuk tanggung jawab kita semua terhadap liga yang kita putar," pungkas Fakhri.
Timnas Indonesia besutan Fakhiri Husaini ini nantinya akan berlaga pada Piala AFF U-18 pada 5-18 Agustus di Vietnam. Selain itu, Fakhri juga mempersiapkan tim untuk kualifikasi Piala Asia U-19 2020, September/Oktober mendatang.
Baca Juga: Fakhri Husaini Seleksi 43 Pemain Timnas Indonesia U-19
Berita Terkait
-
PSSI Istirahatkan Wasit 'Bermasalah', Yoshimi Ogawa: Itu Bukan Hukuman
-
Keputusan Kontroversial Masih Hantui Liga Indonesia, Ketua Komite Wasit PSSI Asal Jepang Minta Maaf
-
Selamat Tinggal Erspo? Timnas Indonesia Segera Punya Jersey Baru
-
PSSI Kembali Datangkan Wasit Asing untuk Putaran Kedua BRI Super League
-
PSSI Umumkan Apparel Baru Jersi Timnas Indonesia pada 23 Januari 2026, Fix Kelme?
Terpopuler
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Rumor Panas Eks AC Milan ke Persib, Bobotoh Bersuara: Bojan Lebih Tahu Kebutuhan Tim
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
Terkini
-
Cerita Legenda Liverpool Jatuh Miskin, Investasi Kopi Berujung Utang Rp30 Miliar
-
Persija Belum Tentu Mainkan Dua Pemain Asing Baru? Ini Kata Mauricio Souza
-
Kecintaan Calon Bek AC Milan Juwensley Onstein kepada Sang Kakek yang Kelahiran Medan
-
Ribuan Fans Manchester United Siap Turun ke Jalan, Tuntut Sir Jim Ratcliffe Angkat Kaki
-
Marcel Desailly Peringatkan Chelsea, Cole Palmer Bisa Hengkang Jika Ambisi Tak Sejalan
-
Eks Bomber Chelsea Diego Costa Sindir Antonio Conte, Puji Setinggi Langit Jose Mourinho
-
Statistik Calon Bek AC Milan Juwensley Onstein Pemain Keturunan Indonesia
-
Prancis Tolak Wacana Boikot Piala Dunia 2026, Sepak Bola Pemersatu Bukan Arena Konflik Politik
-
Mandul di Premier League, Anthony Gordon Pecahkan Rekor 23 Tahun Alan Shearer di Liga Champions
-
Gagal Dapatkan Manuel Ugarte, Ajax Alihkan Bidikan ke Gelandang Arsenal Christian Norgaard