- Survei Jakpat menunjukkan kopi menjadi minuman berasa paling populer bagi masyarakat Indonesia dalam enam bulan terakhir.
- OATSIDE memperbarui lini kopi siap minum dengan meluncurkan varian Espresso Roast serta indikator tingkat intensitas rasa.
- Inovasi produk dilakukan produsen untuk memenuhi tingginya permintaan kopi siap saji akibat mobilitas masyarakat yang meningkat.
Suara.com - Di tengah mobilitas masyarakat yang semakin tinggi, cara menikmati kopi ikut berubah. Selain diseduh sendiri atau dibeli di kedai, minuman kopi siap saji (ready-to-drink/RTD) kini semakin banyak dipilih karena dinilai praktis dan mudah dikonsumsi kapan saja.
Survei Jakpat terhadap 1.238 responden menunjukkan kopi masih menjadi minuman berasa yang paling banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia dalam enam bulan terakhir. Sebanyak 72 persen responden mengaku mengonsumsi kopi, sedikit di atas teh yang dikonsumsi 71 persen responden.
Dari sisi waktu konsumsi, pagi hari menjadi momen favorit untuk menikmati kopi maupun teh. Sebanyak 38 persen responden memilih kedua minuman tersebut sebagai teman memulai aktivitas sehari-hari.
Perubahan pola konsumsi tersebut turut mendorong produsen menghadirkan berbagai inovasi pada kategori kopi siap minum. Tak hanya dari sisi kemasan yang lebih praktis, perusahaan juga mulai menawarkan beragam karakter rasa hingga pilihan bahan baku untuk menjangkau preferensi konsumen yang semakin beragam.
Salah satunya dilakukan OATSIDE yang baru-baru ini memperbarui lini kopi siap minumnya sekaligus memperkenalkan varian baru Espresso Roast. Perusahaan juga menghadirkan penanda tingkat intensitas kopi pada kemasan untuk membantu konsumen memilih produk sesuai selera.
OATSIDE menyebut pembaruan tersebut dilakukan seiring berkembangnya kebutuhan konsumen terhadap kopi siap minum dengan karakter rasa yang lebih kuat. Langkah ini sekaligus mencerminkan semakin kompetitifnya pasar RTD coffee di Indonesia, di mana produsen terus berupaya menghadirkan diferensiasi di tengah tingginya minat masyarakat terhadap kopi.
Di tengah persaingan tersebut, kategori kopi siap minum diperkirakan masih memiliki ruang untuk tumbuh seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan perubahan gaya hidup yang mengutamakan kepraktisan tanpa mengesampingkan pengalaman menikmati kopi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Survei: Kopi Tetap Jadi Favorit, Tren Minuman Siap Saji Terus Tumbuh
-
AS Selidiki Keterlibatan Peretas Iran dalam Serangan Siber Fasilitas Air Minnesota
-
12 Tips Memilih Shade Lipstik Sesuai Warna Pakaian, Biar Makin Serasi dan Stylish
-
BRI Salurkan Pembiayaan Perumahan Rp12,17 Triliun, Presiden Hadiri Akad Massal di Batang
-
Arti Nama Putra Angga Yunanda dan Shenina Cinnamon, Sarat Makna Indah dan Doa
-
Senna: Drama Biografi yang Menghidupkan Kembali Sang Legenda Formula 1
-
BRI Percepat Pembiayaan Rumah Bagi Masyarakat, Akad Massal Dihadiri Presiden
-
Melihat Budidaya Kakao Jembrana, Emas Cokelat Yang Memikat Pasar Jepang Dan Eropa
-
Profil Lilik Budi Supriyanto, Pengusaha dan Ayah Staf Admin KPK yang Terseret Kasus Bupati Pemalang
-
Presiden Prabowo Subianto Pimpin Akad 62 Ribu KPR FLPP, BRI Kian Perkuat Ekonomi Kerakyatan